Menurut Kapolri, Ini Faktor yang Membuat Arus Mudik Tahun Ini Lebih Lancar

Kompas.com - 02/06/2019, 07:30 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian  mengaku ?confident? dengan kelancaran arus mudik lebaran tahun 2019. Jalan tol  trans Jawa yang telah di operasikan menurutnya  menjadi factor utama kelancaran arus mudik tahun ini. KOMPAS.com/SUKOCOKapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku ?confident? dengan kelancaran arus mudik lebaran tahun 2019. Jalan tol trans Jawa yang telah di operasikan menurutnya menjadi factor utama kelancaran arus mudik tahun ini.

MAGETAN , KOMPAS.com - Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian memastikan jalur mudik melalui tol maupun non-tol hingga Sabtu (1/6/2019) siang berjalan lancer.

Dia mengaku yakin arus mudik Lebaran 2019 setelah melakukan pemantauan di rest area tol Ngawi.

Tito mengatakan, pantauan kendaraan arus mudik dari Jakarta hingga Ngawi berjalan lancar.

“Ada beberapa memang yang sedikit panjang seperti di Cirebon, di Cikampek, tapi secara umum masih berjalan bagus. Saya cukup confident dengan pengaturan yang ada,” ujar Tito, saat menggelar konferensi pers di Rest Area 575 A Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (1/6/2019).

Baca juga: Kepadatan Terdistribusi, Puncak Arus Mudik Bergeser

Kapolri tampak bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kepala Basarnas Marsekal Madya (TNI) Bagus Puruhito, Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri, Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan, dan Bupati Ngawi Budi Sulistyono.

Menurut dia, ada beberapa faktor yang membuat arus mudik lebaran tahun ini lebih lancar dibandingkan tahun sebelumnya.

Salah satunya, karena infrastruktur jalan tol Trans-Jawa dari Banten hingga Probolinggo yang sudah bisa digunakan oleh para pemudik.

“Infrastruktur itu nomor satu,” kata dia.

Selain itu, hari libur yang panjang, menurut Tito, juga memengaruhi kelancaran arus mudik lebaran tahun ini.

Baca juga: Jelang Puncak Arus Mudik, Wali Kota Semarang Siagakan Posko Mudik

Dengan demikian, para pemudik memiliki lebih banyak pilihan sehingga tidak terjadi penumpukan menjelang Lebaran.

"Waktu mudik tidak pendek sehingga tidak terjadi peningkatan arus yang luar biasa di satu hari atau dua hari, terpecah di beberapa hari,” ujar Tito.

Meski demikian, kata Tito, lonjakan arus mudik bisa saja terjadi pada Minggu (2/6/2019) Selasa (4/6/2019) karena pemudik yang merupakan PNS masih mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2019.

"Saya dengan Bapak Panglima mengalami jalur mudik dari Jakarta ke Jawa Tengah, sekarang ke Jawa Timur. Secara umum, jalur mudik arus lalu lintas dari Jakarta lancar. Ada beberapa memang yang sedikit panjang di Cirebon, di Cikampek. Tapi secara umum berjalan bagus," kata Tito.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Tanggapan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Tanggapan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Regional
Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X