3 Sopir Bus AKAP di Palembang Positif Narkoba

Kompas.com - 28/05/2019, 21:31 WIB
Pemeriksaan urine kepada para sopir di terminal Palembang oleh Ditres Narkoba Polda Sumsel, Selasa (28/5/2019). Hasilnya, tiga sopir dinyatakan positif menggunakan narkoba.
KOMPAS.com/AJI YK PUTRAPemeriksaan urine kepada para sopir di terminal Palembang oleh Ditres Narkoba Polda Sumsel, Selasa (28/5/2019). Hasilnya, tiga sopir dinyatakan positif menggunakan narkoba.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Direktorat  Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan melakukan pemeriksaan urine kepada para supir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di terminal kawasan Palembang, Selasa (28/5/2019).

Hasilnya, tiga orang sopir bus dinyatakan positif menggunakan narkoba setelah dilakukan pemeriksaan. Merekapun akhirnya langsung dibawa ke Polda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca juga: Disebut Melanggar HAM, Massa Aksi di Mapolda Sumsel Minta Kapolri Mundur

Direktur Reserse Narkoba Sumsel Kombes Pol Farman menjelaskan, pemeriksaan tes urine ini untuk mengantisipasi para sopir yang ugal-ugalan terlebih lagi ketika sedang membawa para penumpang dalam arus mudik nanti.

"Dari 25 orang sopir yang kami tes urine, 3 dinyatakan positif. Sopir yang mengonsumsi miras atau narkoba tidak layak untuk mengemudikan bus karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain,” kata Farman.

Farman melanjutkan, selain di terminal bus, pemeriksaan urine juga dilakukan di pelabuhan serta bandara. Para nahkoda kapal, hingga pilot juga tak luput diperiksa petugas.

Baca juga: Antisipasi Kecelakaan, Polisi Tes Urine Sopir Bus di Bandung

Setidaknya, ada 100 personel dari Ditres Narkoba Polda Sumsel diturunkan untuk melakukan pemeriksaan urine di bandara, terminal dan pelabuhan.

"Ini juga sebagai rangkaian operasi ketupat. Selain mencegah sopir yang mengkonsumsi narkoba, kami juga pencegahan peredaran narkoba di wilayah Sumsel, " ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Regional
Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Regional
Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Regional
Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Regional
Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X