Dua Rumah Warga Ambruk ke Sungai Jelang Berbuka Puasa

Kompas.com - 27/05/2019, 05:37 WIB
Ilustrasi longsor. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOIlustrasi longsor.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Dua unit rumah semi permanen milik warga di bantaran Sungai Concong, Jalan Datuk Laksamana Kelurahan Concong Luar, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, ambruk ke sungai akibat longsor menjelang berbuka puasa, Minggu (26/5/2019).

Atas kejadian itu, polisi setempat langsung memberikan bantuan kepada korban. 

Kapolres Inhil AKBP Christian Rony menyebutkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Korban jiwa tidak ada. Hanya bangunan rumah warga ambruk ke sungai. Setelah kejadian, jajaran Polsek Concong langsung memberikan bantuan bahan pokok kepada para korban," ungkap Christian pada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Senin (27/5/2019).

Baca juga: Dua Rumah di Bukit Menoreh Rusak Tertimpa Tanah Longsor

Dia mengatakan, dua unit rumah semi permanen yang ambruk ke sungai milik Ubaidillah (56) dan Salpendi (60). Kedua bangunan rumah warga ini berdiri di bantaran Sungai Concong.

Kronologi kejadian

Peristiwa itu persis terjadi menjelang azan magrib dan berbuka puasa. Saat itu, salah keluarga korban Irmansyah (42) sedang berada di dalam rumah. Saksi mata ini nyaris menjadi korban.

"Saksi (Irmansyah) sedang tiduran di dalam rumah sepupunya, Ubaidullah. Pada saat bagian dapur mau roboh, anak korban bernama Rafli Sentosa berteriak memberitahu bangunan dari kayu itu bergoyang seperti hendak ambruk. Sehingga mereka bergegas lari menyelamatkan diri keluar rumah," sebut Christian.

Tak berapa lama kemudian, sambung dia, bangunan rumah ambruk ke sungai. Runtuhnya rumah Ubaidullah juga berdampak pada bangunan rumah tetangganya, Salpendi.

Baca juga: Cerita Korban Longsor Cidadap: Saya Mau Bangunin Bapak, tapi Tiba-tiba Rumah Roboh...

Kejadian ini sempat membuat heboh warga setempat yang akan berbuka puasa.

Sementara itu, selain pengamanan di lokasi kejadian, petugas kepolisian Polsek Concong juga memberikan santunan kepada korban rumah ambruk tersebut. Bantuan diserahkan beberapa saat setelah kejadian.

"Bantuan ini kita berikan sebagai bentuk keprihatinan kepolisian kepada korban. Apalagi kejadiannya saat-saat berbuka puasa," ucap Kapolsek Concong Iptu Heriman Putra dalam keterangan tertulis pada Kompas.com, Minggu.

Menurutnya, bantuan yang diberikan berupa bahan pokok, seperti beras, indomie, telur, dapat meringankan beban kedua korban tersebut.

Baca juga: Diduga Tidak Netral, Pjs Bupati Indragiri Hilir Dipanggil Bawaslu

Salah satu korban, Ubaidullah mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan jajaran Polres Inhil dibawah pimpinan AKBP Christian Rony itu.

"Semoga dengan bantuan tersebut, Polsek Concong dan jajaran Polres Inhil menjadi lebih dekat dengan masyarakat dalam mengatasi kesulitan yang dialami masyarakat, dan menjadi amal jariyah bagi Kapolsek dan anggotanya," ucap Ubaidullah saat menerima bantuan dari polisi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Regional
Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Regional
Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Regional
Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Regional
Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Regional
Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Regional
Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Regional
Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Regional
Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

Regional
Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Regional
Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Regional
Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X