Merasa Tersinggung, Pria Mabuk Tikam Temannya hingga Tewas di Atas Kapal

Kompas.com - 18/05/2019, 21:49 WIB
Ilustrasi penusukan KompasIlustrasi penusukan

SORONG, KOMPAS.com - Seorang penumpang KM Tatamailau berinisial B (34), tewas ditikam temannya, HL (40), di atas KM Tatamailau arah Bitung, Sulawesi Utara tujuan Sorong, Papua Barat, Sabtu (18/5/2019), sekitar pukul 04.00 WIT. 

"Pelaku berinisial HL (40 ) sudah diamankan saat kapal sandar di dermaga Sorong oleh Satreskrim Polres Sorong Kota," ungkap Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Y Krey, saat dikonfirmasi, Sabtu.

Baca juga: Seorang Kakek di Bandung Tewas Tertimbun Longsor

Krey menuturkan, penikaman berawal saat korban asal Manokwari  bersama pelaku sedang mengonsumsi minuman keras di deck 6 kapal atau tepatnya di ruang cafetaria.

Saat minumannya habis, korban minta uang Rp100.000 ke pelaku untuk tambahan membeli minuman. Namun, pelaku mengaku tidak memillik uang.

Baca juga: Remaja Hamil Tewas Dibunuh dan Janinnya Diambil, Tiga Orang Didakwa

Kemudian korban turun ke deck 4 meninggalkan pelaku.

Merasa tersinggung ditinggalkan korban, pelaku mengikuti korban ke deck 4..

Pelaku yang sudah dipengaruhi minuman beralkohol memutuskan turun ke deck 2 dan mengambil sebuah pisau badik di dalam tasnya, kemudian menikam korban sebanyak satu kali dan lari bersembunyi di kapal.

"Saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat bersembunyi di bagian belakang kapal atau tepatnya di deck 5. Namun, karena ciri-ciri pelaku sudah dikantongi, pelaku akhirnya ditangkap," jelas Krey.

Pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Sorong Kota untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. 

Pelaku diancam pasal 338 KUHP tentang Tindak Pidana Pembunuhan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Regional
Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Regional
Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Regional
Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Regional
Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Regional
BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X