Jokowi: Pembangunan KEK Mandalika Menggunakan Standar Tinggi

Kompas.com - 17/05/2019, 18:34 WIB
Presiden Joko Widodo meninjau progres pembangunan KEK Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Jumat (17/5/2019) KOMPAS.com/ KARNIA SEPTIAPresiden Joko Widodo meninjau progres pembangunan KEK Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Jumat (17/5/2019)

LOMBOK, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menilai, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, sudah baik karena menggunakan standar tinggi.

"Pertama, saya ingin melihat progres perkembangan dari Mandalika. Ternyata bagus. Dirut (direktur utama ITDC, red) juga sudah menyampaikan ada tujuh hotel yang sewa dan tiga dalam pembangunan, ini perkembangannya bagus," kata  Jokowi, saat meninjau progres pembangunan di lokasi, seperti dilansir dari Antara, Jumat.

Dalam kunjungannya itu, Presiden Jokowi ditemani Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, dan Dirut PT ITDC Abdulbar M Mansoer.

Baca juga: Presiden Jokowi: Pembangunan Sirkuit Mandalika Dimulai Januari 2020

Selain itu, Presiden Jokowi menilai, pembanguan fasilitas pendukung di kawasan itu, seperti toilet umum, juga sudah menggunakan standar yang tinggi sejak awal.

Karena itu, Jokowi berpesan agar kawasan itu tetap dijaga dan dipelihara dengan baik.

"Jangan sampai kawasan yang sangat indah dan bagus pemberian Allah ini menjadi tidak baik karena salah manajemen dari awal. Ini yang harus dihindari," tegas Jokowi.

Untuk mendukung pembangunan sirkuit MotoGP, Presiden Jokowi berharap semua segera bisa dikerjakan. Mulai dari bandara hingga jalan menuju lokasi sirkuit.

"Nanti akan di bangun 'by pass', gede banget melebihi tol, karena lebarnya 50 meter. Nanti dilihat gambarnya sudah ditunjukkan ke saya," ujar dia.

Menurut presiden, ditargetkan pada tahun 2020, seluruh fasilitas untuk MotoGP siap digunakan, dan pada 2021 penyelenggaraan MotoGP sudah bisa diselenggarakan.

Baca juga: Presiden Jokowi Tinjau Kawasan Mandalika untuk Persiapan MotoGP 2021

"Nanti untuk pembangunan bandara, jalan, itu dari kita semua. Kita yang ingin selesaikan. Itu bukan untuk MotoGP saja. Tapi memang, ini akses yang paling bagus masuk ke Mandalika, sehingga perkembangan Mandalika bisa menjadi Bali baru," ujar Jokowi.

Presiden Jokowi juga berharap dibangunnya sirkuit Mandalika menjadi titik awal pertumbuhan ekonomi baru yang secara agregat bisa memberikan dukungan kepada ekonomi nasional dan NTB.

"Kita harap kalau sirkuit terbangun dapat memberikan support terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Jokowi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menantu Jokowi Dikabarkan Melahirkan Hari Ini, Gibran Siapkan Nama

Menantu Jokowi Dikabarkan Melahirkan Hari Ini, Gibran Siapkan Nama

Regional
Pelaku Penyerangan Mahasiswa UMI Makassar Jarang Ikuti Perkuliahan

Pelaku Penyerangan Mahasiswa UMI Makassar Jarang Ikuti Perkuliahan

Regional
Pasar Kuok Pesisir Selatan Terbakar, 32 Toko Ludes Dilalap Api

Pasar Kuok Pesisir Selatan Terbakar, 32 Toko Ludes Dilalap Api

Regional
Pascagempa Maluku Utara, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan dan Korban Jiwa

Pascagempa Maluku Utara, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan dan Korban Jiwa

Regional
Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Regional
Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Regional
7 Hal Penting Kasus 'Pembubaran' Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

7 Hal Penting Kasus "Pembubaran" Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

Regional
Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Regional
Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Regional
Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Regional
Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Regional
BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

Regional
Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Regional
28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

Regional
Fakta Para Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Fakta Para Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X