Tawuran Dua Kelompok Pemuda di Pekanbaru Berawal dari Salah Paham

Kompas.com - 17/05/2019, 05:22 WIB
Petugas kepolisian dan TNI melakukan pengamanan ketat pasca tawuran dua kelompok pemuda di Pekanbaru, Riau, Kamis (16/5/2019) malam. KOMPAS.com/IDON TANJUNGPetugas kepolisian dan TNI melakukan pengamanan ketat pasca tawuran dua kelompok pemuda di Pekanbaru, Riau, Kamis (16/5/2019) malam.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Tawuran dua kelompok pemuda di kawasan Jembatan Siak IV Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau, sudah ditenangkan aparat kepolisian. Polisi menyebut, tawuran terjadi akibat salah paham.

Hal ini disampaikan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto saat diwawancarai wartawan di lokasi kejadian, Kamis (16/5/2019).

"Awalnya ada kesalahpahaman antara dua kelompok pemuda ketika berbuka puasa, yang menimbulkan miskomunikasi dan akhirnya terjadi keributan," ungkap Susanto.

Baca juga: Dua Kelompok Pemuda Tawuran di Jembatan Siak, Pekanbaru

Dampak dari keributan tersebut, lanjut dia, berdampak luas yang berujung kelompok A membawa rekan-rekannya, begitu juga dengan kelompok B.

Keributan pun tak terhindarkan. Di mana, kedua kubu saling serang menggunakan senjata tajam dan juga kayu di pangkal Jembatan Siak IV. Polisi yang mendapat informasi langsung ke tempat kejadian menenangkan massa.

"Kami melakukan pengamanan dan penyisiran bersama TNI Kodim Pekanbaru, Brimob Polda dan unsur pemerintah Kecamatan Rumbai Pesisir," kata Susanto.

Dari hasil penyisiran, sebut dia, ditemukan barang bukti senjata tajam, kayu, dan bom molotov. Pengisian juga dilakukan untuk mencari kelompok pemuda yang membawa senjata tajam dan alat yang membahayakan lainnya.

"Dari kejadian ini menimbulkan dua korban luka-luka akibat senjata tajam yang kini dirawat di rumah sakit, dan ada satu rumah di (bom) molotov," ucap Susanto.

Baca juga: Tawuran, 53 Pemuda Diamankan Polisi dan Diberi Nasihat Ustaz

Dia berharap penanganan perkara ini dipercayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

"Kami akan melakukan penyelidikan bagaimana kronologis awal kejadian ini. Tim Reserse sedang bekerja," tutur Susanto.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X