Warga Serobot Antrean, Bazar Ramadhan di Balai Kota Bogor Diwarnai Protes

Kompas.com - 15/05/2019, 15:36 WIB
Sejumlah warga melakukan protes kepada petugas di stand pembagian daging dalam kegiatan bazar murah ramadhan di Balai Kota Bogor, Rabu (15/5/2019). KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSejumlah warga melakukan protes kepada petugas di stand pembagian daging dalam kegiatan bazar murah ramadhan di Balai Kota Bogor, Rabu (15/5/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Pelaksanaan kegiatan bazar murah Ramadhan di lingkungan Balai Kota Bogor sempat diwarnai aksi protes oleh sejumlah warga, Rabu (15/5/2019).

Pasalnya, warga yang sudah lama mengantre merasa kesal dengan ulah sejumlah warga lain yang menyerobot antrean di lapak daging.

Salah satu petugas juga tiba-tiba membagikan kupon kepada warga yang menyerobot antrean itu.

Sontak, warga lain pun protes. Mereka meneriaki petugas dan juga warga yang menyerobot antrean tersebut.

"Antre dong. Kita sudah lama nunggu dari tadi," teriak salah satu ibu-ibu di barisan antrean.

Baca juga: Buka Saat Bulan Ramadhan, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Bandung 4 Orang Positif Narkoba

Melihat kejadian itu, warga yang telah mengatre langsung merangsek maju ke barisan depan. Mereka akhirnya berebut kupon yang dibagikan oleh petugas.

Di depan petugas, warga melontarkan nada kekecewaan. Bahkan, seorang warga sempat baradu mulut dengan salah satu petugas yang ada di lapak daging.

"Pak, kalau mau bagi kupon harusnya dibagikan ke yang antre. Jangan dibagikan ke yang nggak antre gitu dong," kata warga lainnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Kerja Sama Sekretariat Daerah Kota Bogor Tyas Ajeng menuturkan, pihaknya menjamin ketersediaan bahan-bahan pokok di bazar Ramadhan ini cukup untuk memenuhi kebutuhan warga.

Tyas mengatakan, ada 18 lapak penjualan paket sembako yang disediakan, mulai dari daging, beras, telur, hingga kebutuhan pokok lainnya.

"Untuk daging harga pasarnya Rp 120.000. Kalau di sini Rp 70.000. Biasa dikejar masyarakat itu daging, ayam. Kita pastikan aman," sebut Tyas.

Ia menambahkan, pelaksanaan bazar murah di Balai Kota Bogor berlangsung selama dua hari, terhitung sejak hari ini hingga esok.

Baca juga: Ada Kampung Kolang Kaling Setiap Ramadhan, di Sini Tempatnya

Sambungnya, kegiatan bazar murah juga akan disebar ke setiap kecamatan hingga tanggal 29 Mei 2019.

"Bagi masyarakat Kota Bogor yang membutuhkan bahan pokok dengan harga murah dipersilakan untuk datang. Tapi jangan lupa juga membawa kantong belanja dari rumah," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X