5 Fakta Perampok Tembak Mati Rekannya Sendiri, Warga Lempari Batu hingga Sandera Istri Korban

Kompas.com - 08/05/2019, 17:40 WIB
Jenazah salah satu pelaku yang tewas ditembak rekannya sendiri saat hendak melarikan diri usai merampok rumah Endri Krisbiantoro di Desa Balian OKI Senin malam KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIAJenazah salah satu pelaku yang tewas ditembak rekannya sendiri saat hendak melarikan diri usai merampok rumah Endri Krisbiantoro di Desa Balian OKI Senin malam

KOMPAS.com - Salah satu anggota komplotan perampok di Sumatera Selatan tega menembak rekannya sendiri usai kepergok warga, pada Senin (6/5/2019).

Akibatnya, anggota perampok yang ditembak tersebut meregang nyawa di sekitar lokasi perampokan di rumah Endri Krisniantoro (39), warga Desa Balian, Mesuji Raya, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Berdasar keterangan polisi, sebelumnya empat anggota perampok sedang beraksi di rumah Endri.


Naas, saat mencoba mengancam Endri dengan menembakkan lantai rumah menggunakan senjata rakitan, warga mendengar letusannya.

Berikut ini fakta lengkap kasus perampokan tersebut:

1. Komplotan perampok satroni rumah dengan bawa senjata api

Ilustrasi senjata api.THINKSTOCK Ilustrasi senjata api.

Seperti diketahui, 4 orang perampok menyatroni rumah Endri Krisbiantoro (39) warga Desa Balian, yang perprofesi sebagai perawat, pada Senin (6/5/2019) malam.

Kasubsektor Mesuji Raya Ipda Ilham Parlindungan menjelaskan, keempat perampok tersebut datang dengan menggunakan tutup kepala dan mengendarai dua sepeda motor serta membawa senjata api rakitan.

Pelaku sempat menyandera istri dan mertua pemilik rumah. Sementara pelaku lainnya menuju klinik kesehatan yang ada di sebelah rumah utama.

“Endri, pemilik rumah oleh salah satu pelaku diminta menunjukkan tempat penyimpanan uang. Dia diancam dengan pistol rakitan. Pelaku juga sempat mengeluarkan tembakan dan mengenai lantai rumah,” jelasnya.

Baca Juga: Tersangka Pencuri Motor di Bekasi Tewas Ditembak Polisi

2. Pelaku sempat menyandera istri dan mertua korban 

Ilustrasi penyanderaan.THINKSTOCKPHOTOS Ilustrasi penyanderaan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, empat orang pelaku masuk ke rumah korban dengan menggunakan masker sambil membawa senjata api rakitan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X