Cerita Sejumlah Penumpang Citilink yang Ikut Penerbangan Perdana di YIA

Kompas.com - 08/05/2019, 09:23 WIB
Pintu masuk bandara Yogyakarta International Airpor di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. KOMPAS.COM/DANI JPintu masuk bandara Yogyakarta International Airpor di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

KOMPAS.com — Sejumlah penumpang pesawat Citilink menceritakan pengalaman mereka setelah menjajal penerbangan perdana komersial di Yogyakarta International Airpot (YIA) pada Senin (6/5/2019).

Wahyu Wijanarko, warga Sleman, DIY, merasa penerbangan dari dan ke YIA cukup memberi kenyamanan. 

Wahyu bersama istri dan anaknya menyempatkan terbang ke Jakarta dan pulang kembali di hari berikutnya.

"Kami tadi malam dari Yogyakarta ke Jakarta hanya untuk kembali ke Kulon Progo pada hari ini dalam rangka mencoba penerbangan pertama di YIA ini saja," kata Wahyu, seperti dikutip dari Tribunnews.

Baca Juga: Citilink Klaim Maskapai Pertama yang Terbang dari Bandara Internasional Yogyakarta

Lain lagi dengan pengalaman salah satu penumpang asal Jakarta Selatan, Hana Adhifa. Dirinya menganggap jarak YIA dengan pusat Kota Yogyakarta terlalu jauh, apalagi bagi warga yang berasal dari luar Kota Yogyakarta yang memiliki acara di pusat kota.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Awalnya, Hana berencana pulang ke Jakarta menggunakan pesawat melalui Bandara Adisutjipto Yogyakarta.

"Baru kemarin sore dapat telepon katanya bandara dipindahkan ke sini. Karena kami datang dari Kota Yogya, agak bingung juga ke sini karena lumayan jauh dari kota. Harapan saya ke depan ada akses langsung dari kota," kata Hana.

Penumpang lain bernama Arina Navitasari berharap masalah delay pesawat tidak terjadi di YIA.

"Saya pernah kena holding lama di Adisutjipto katanya karena parkiran pesawat di sana penuh. Semoga ini enggak terjadi di bandara baru Yogyakarta," kata Arina

Baca Juga: Kelebihan YIA, "Runway" Panjang yang Bikin Pesawat Mendarat Mulus

Seperti diketahui, penerbangan komersial perdana dilakukan oleh maskapai Citilink.

Pesawat Citilink Airbus A320 bernomor penerbangan QG132 itu berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) Jakarta sekitar pukul 11.40 WIB dan mendarat di YIA pada pukul 12.40 WIB.

Saat itu ada 96 penumpang yang turut dalam penerbangan tersebut.

Pesawat itu kembali bertolak ke Jakarta pada pukul 13.10 WIB dengan membawa 52 orang dalam nomor penerbangan QG133.

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul: Pengakuan Penumpang Pesawat Ikut Pendaratan Perdana di Yogyakarta International Airport



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X