Wakapolda DIY Minta Masyarakat Yogyakarta Kurangi "Sahur on the Road"

Kompas.com - 07/05/2019, 11:38 WIB
Wakapolda DIY Brigjen Pol Bimo Anggoro Seno saat bertemu Ngadirah di Dusun Gari, Desa Gari, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Kamis (17/1/2019). KOMPAS.com/MARKUS YUWONO Wakapolda DIY Brigjen Pol Bimo Anggoro Seno saat bertemu Ngadirah di Dusun Gari, Desa Gari, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Kamis (17/1/2019).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat diminta untuk mengurangi kegiatan sahur on the road. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, karena kegiatan sahur on the road dilakukan pada malam hari.

"Biasanya kan ada sahur on the road, kalau bisa dikurangi. Ya syukur-syukur tidak ada," ujar Wakapolda DIY, Brigjen Pol Bimo Anggoro Seno di Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (06/05/2019)

Bimo Anggoro Seno menuturkan kegiatan sahur on the road dilakukan pada malam hari. Sehingga cukup rawan bagi warga yang mengikuti kegiatan tersebut.

Baca juga: Sahur on The Road, Gus Ipul Ikut Antre di Warung Sambal Mak Yeye Surabaya

Karenanya, pihaknya meminta agar mengurangi kegiatan sahur on the road. Meskipun diakuinya pihaknya tidak bisa melarang masyarakat untuk melakukan kegiatan tersebut.

Menurutnya situasi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam situasi kondusif.

Hanya saja, himbuan terkait sahur on the road tersebut sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

"Pada prinsipnya anggota selalu siap untuk mengamankan setiap kegiatan masyarakat. Kita tiap malam mengadakan operasi, dan kita tingkatkan," pungkasnya.

Baca juga: Dua Kelompok Remaja Berkelahi Saat Berpapasan Sahur on the Road



Terkini Lainnya

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Regional
Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Regional
Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Regional
Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

Regional
Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Regional
Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Regional
2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

Regional
Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Regional
Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Regional
Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Regional
WN, Tersangka Kasus Hoaks 'Server KPU Diatur' Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

WN, Tersangka Kasus Hoaks "Server KPU Diatur" Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

Regional
Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Regional

Close Ads X