Polisi Sebut Bobot Bus Pariwisata yang Terguling Dilarang untuk Lewati Tanjakan Bundelan

Kompas.com - 02/05/2019, 18:09 WIB
Petugas Kepolisian Mengevakuasi Bus di Tanjakan Bundelan, Ngawen, Gunungkidul, Kamis (2/5/2019) KOMPAS.com/MARKUS YUWONOPetugas Kepolisian Mengevakuasi Bus di Tanjakan Bundelan, Ngawen, Gunungkidul, Kamis (2/5/2019)


YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunungkidul, Yogyakarta, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan bus Ary Jaya di Jalan Klaten-Ngawen, tepatnya di tanjakan Bundelan, Ngawen, Gunungkidul, Kamis (2/5/2019).

Kanit Laka Lantas Polres Gunungkidul, Iptu Soni Yuniawan mengatakan, pihaknya melakukan olah TKP untuk mengatahui penyebab terjadinya kecelakaan yang menyebabkan 35 orang terluka dan seorang di antaranya meninggal dunia.

Untuk dugaan awal, kecelakaan tunggal pada bus bernomor polisi AB 7561 AK itu karena kesalahan manusia. Hal ini karena kendaraan dengan tonase lebih dari 3 ton dilarang melintasi jalan yang memiliki tanjakan cukup curam.

Baca juga: Bus Pariwisata Terguling di Yogyakarta, 35 Penumpang Jadi Korban


"Berat bus dalam keadaan kosong adalah 4.370 kilogram. Sebenarnya sangat dilarang untuk melintasi jalan ini," kata Soni, kepada wartawan, di lokasi kejadian Kamis.

Pihak kepolisan hari ini baru bisa mengevakuasi bus yang dikemudikan oleh Agus Riyanto warga Grobokan, Jawa Tengah, itu.

Proses evakuasi berlangsung cukup lama sekitar 3 jam karena sulitnya medan. Posisi bus berada di tengah tanjakan yang cukup curam, sehingga harus menggunakan alat berat.

"Medan cukup sulit, minim penerangan jadi semalam kami tunda. Baru bisa kami evakuasi hari ini setelah meminjam peralatan," ucap dia.

Mengenai korban, Soni mengatakan sampai dengan saat ini ada 1 korban meninggal dunia atas nama Lailla (20), warga asal Kebonbatur RT 004 RW 006, Mranggen, Demak, Jawa Tengah.

Sebanyak 17 luka-luka dan beberapa orang syok. Saat ini, masih ada 1 korban dirawat di RSI Cawas karena luka yang diderita.

"Untuk korban lainnya sudah diperbolehkan pulang. Total korban keseluruhan 35 termasuk kernet dan sopir," kata dia.

"Sopir sudah dimintai keterangan terkait kecelakaan ini," ujar dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Bocah Matikan Lampu PJU di Flyover Palur Karanganyar, Tuai Kecaman Warganet

Aksi Bocah Matikan Lampu PJU di Flyover Palur Karanganyar, Tuai Kecaman Warganet

Regional
Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, 1 Tewas Tertimpa Reruntuhan Lapak

Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, 1 Tewas Tertimpa Reruntuhan Lapak

Regional
Tiga Warga Cianjur Tersambar Petir, Orang Satu Tewas

Tiga Warga Cianjur Tersambar Petir, Orang Satu Tewas

Regional
Perampok Bersenjata Api Beraksi di Riau, Dua Orang Sekuriti Ditembak

Perampok Bersenjata Api Beraksi di Riau, Dua Orang Sekuriti Ditembak

Regional
Daftar Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK di Blitar

Daftar Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK di Blitar

Regional
Viral, Jutaan Kerang Muncul di Sungai Buntu Karawang

Viral, Jutaan Kerang Muncul di Sungai Buntu Karawang

Regional
Polisi Masih Fokus Tangani Korban Kecelakaan Bus Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Polisi Masih Fokus Tangani Korban Kecelakaan Bus Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Regional
Gagal Menikah gara-gara Maskawin, Pria Ini Sebarkan Video Porno Calon Istrinya

Gagal Menikah gara-gara Maskawin, Pria Ini Sebarkan Video Porno Calon Istrinya

Regional
Ditinggal Ibu ke Pengajian, Gadis Remaja Diperkosa Bapak Tirinya

Ditinggal Ibu ke Pengajian, Gadis Remaja Diperkosa Bapak Tirinya

Regional
Ganjar: Sebelum Daftar ke PDI-P Jateng, Gibran Harus Ngobrol dengan Rudy

Ganjar: Sebelum Daftar ke PDI-P Jateng, Gibran Harus Ngobrol dengan Rudy

Regional
Bus Rombongan Guru TK Asal Tulungagung Terjun ke Sungai, Hindari Truk Mogok dan 5 Tewas

Bus Rombongan Guru TK Asal Tulungagung Terjun ke Sungai, Hindari Truk Mogok dan 5 Tewas

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Regional
Di Kampung Halamannya, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Dikenal Orang Baik

Di Kampung Halamannya, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Dikenal Orang Baik

Regional
Mengenal Bipolar Disorder dan Cara Penyembuhannya

Mengenal Bipolar Disorder dan Cara Penyembuhannya

Regional
Viral, Seorang Anak Bermain Sakelar Lampu PJU Flyover Palur Karanganyar

Viral, Seorang Anak Bermain Sakelar Lampu PJU Flyover Palur Karanganyar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X