Nasdem dan Demokrat Rebutan Suara, Kantor Distrik Nunggawi Tolikara Papua Dibakar Massa

Kompas.com - 26/04/2019, 12:20 WIB
Proses pendistribusian logistik Pemilu Serentak 2019 di Kabupaten Jayapura, Papua KOMPAS.com/Dhias SuwandiProses pendistribusian logistik Pemilu Serentak 2019 di Kabupaten Jayapura, Papua

JAYAPURA, KOMPAS.com - Kantor Distrik Nunggawi, Kabupaten Tolikara, Papua dibakar oleh sekelompok massa pada Kamis sore (26/04/2019).

Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Chandra Dianto mengungkapkan kejadian tersebut terjadi karena ada keributan antara simpatisan partai yang memperebutkan suara legislatif di DPRD Kabupaten Tolikara.

"Itu benar ada kejadian kebakaran kantor distrik. Namun saya tidak bisa menjelaskan kronologisnya bagaimana yang jelas. Laporan dari masyarakat bahwa ada dari Partai Nasdem dan Demokrat," ujarnya kepada Kompas.com melalui telepon, Jumat (26/04/2019).

Baca juga: KPU: Surat Suara yang Dibakar di Papua Tidak Terpakai


Aparat keamanan belum mengetahui informasi lengkap karena terkendala tidak adanya jaringan telekomunikasi di lokasi tersebut.

"Tadi pagi pasukan gabungan TNI/Polri berangkat jam 08.00 WIT. Ada sekitar 60 personil," katanya.

Menurutnya, saat ini situasi di Distrik Nunggawi sudah kondusif karena pasca pembakaran tidak ada aksi susulan.

Baca juga: Partai Garuda Klaim Dulang Suara di Papua

Kejadian pembakaran ini juga dibenarkan oleh anggota Komisioner Bawaslu Papua, Ronald Michael Manoach.

"Benar dan anggota Bawaslu Tolikara Webenus Bembok dan KPU sedang menuju distrik tersebut untuk mengecek di lapangan," jelasnya kepada Kompas.com. melalui pesan singkat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Regional
Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Regional
Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Regional
Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Regional
4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

Regional
[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

Regional
Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Regional
Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X