Napi di Jayapura Kabur Gunakan Kain Sarung, 9 Ditangkap dan 1 Buron

Kompas.com - 25/04/2019, 07:29 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

TIMIKA, KOMPAS.com - Sebanyak 10 narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, Papua, berusaha kabur dengan cara memanjat pagar tembok setinggi 4 meter menggunakan enam lembar kain sarung, Rabu (24/4/2019).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, larinya 10 napi terjadi pada saat jam besuk tahanan dimana petugas lapas sedang sibuk untuk mengawasi kunjungan tersebut.

Para napi kemudian memanfaatkan situasi kunjungan tersebut dengan cara mencongkel kawat pagar pembatas dan berlari ke arah pagar depan.

Namun, aksi itu diketahui petugas jaga yang berada di pos pantau atas sehingga langsung melepaskan tembakan peringatan dengan menggunakan softgun sebanyak tujuh kali.

Para napi itu kemudian berlari ke area steril menuju pagar depan dan hendak menjebol pintu pagar depan. Namun, gagal dilakukan.

"Mendengar adanya tembakan peringatan dan teriakan dari anggota jaga di pos pantau atas pagar kanan belakang, maka petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Abepura menuju pagar depan kanan yang hendak dijebol oleh para narapidana/tahanan dari arah dalam pagar," kata Kamal dalam keterangan tertulisnya, Rabu malam.

Baca juga: Napi Kabur Lewat Dinding Lapas di Lhokseumawe

Karena tidak berhasil menjebol pagar depan, selanjutnya para napi kembali ke pagar samping kanan lapas dan memanjat tembok pagar luar setinggi 4 meter dengan menggunakan 6 kain sarung yang telah disambung jadi satu dengan cara di jahit.

Petugas lapas dibantu warga sekitar serta aparat kepolisian kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap 9 dari 10 napi yang kabur.

Mereka diantaranya, John Haluk, Agustinus Haluk, Selyus Logo, Steven Jibili, Arnoldus Alua, Lasarus Matuan, Maikel Ilian Tamol, Jakson Haluk, dan Alen Haluk.

"Dari 10 orang narapidana atau tahanan yang melarikan diri, telah diamankan 9 orang. Sementara 1 orang narapidana atas nama Ambo Mompo masih dalam pencarian (DPO)," ujar Kamal.

Baca juga: 113 Napi Kabur di Banda Aceh, Pemerintah Didesak Atasi Overcrowding Lapas

Diimbau kepada seluruh masyarakat yang mengetahui keberadaan napi yang belum ditangkap tersebut agar segera melapor ke kantor-kantor kepolisian terdekat.

"Untuk diserahkan kembali ke Pihak lapas guna kembali menjalanan masa tahanan," ujar Kamal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angka Realisasi Vaksinasi di Brebes Masih Rendah, Kadinkes: Besok Kita Eksekusi

Angka Realisasi Vaksinasi di Brebes Masih Rendah, Kadinkes: Besok Kita Eksekusi

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov NTT Bantu Tracing 10.000 Warga Kota Kupang

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov NTT Bantu Tracing 10.000 Warga Kota Kupang

Regional
Danrem 162/WB dan Kadinkes Mataram Tak Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Ini Alasannya

Danrem 162/WB dan Kadinkes Mataram Tak Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Ini Alasannya

Regional
Vaksinasi Baru Jalan 0,13 Persen, Kabupaten Brebes Diminta Kejar Target

Vaksinasi Baru Jalan 0,13 Persen, Kabupaten Brebes Diminta Kejar Target

Regional
Hujan-hujanan di Dekat Telaga, 3 Remaja Putri Tewas Tenggelam

Hujan-hujanan di Dekat Telaga, 3 Remaja Putri Tewas Tenggelam

Regional
Polsek Sungai Pagu Diserang 200 Orang, gara-gara DPO Kasus Judi Tewas Ditembak Polisi

Polsek Sungai Pagu Diserang 200 Orang, gara-gara DPO Kasus Judi Tewas Ditembak Polisi

Regional
Hujan Deras, Air Meluap dari Proyek Bandara Jenderal Sudirman Purbalingga, Jalan dan Sawah Tergenang

Hujan Deras, Air Meluap dari Proyek Bandara Jenderal Sudirman Purbalingga, Jalan dan Sawah Tergenang

Regional
Pemuda Ini Gunakan Uang Bansos Prakerja Untuk Beli Ribuan Pil Koplo

Pemuda Ini Gunakan Uang Bansos Prakerja Untuk Beli Ribuan Pil Koplo

Regional
Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Madiun: Baik-baik Saja, yang Ada Hanya Senang

Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Madiun: Baik-baik Saja, yang Ada Hanya Senang

Regional
6 Lagi Pekerja Terjebak di Lubang Galian Tambang Ditemukan Meninggal,Tubuhnya Bengkak

6 Lagi Pekerja Terjebak di Lubang Galian Tambang Ditemukan Meninggal,Tubuhnya Bengkak

Regional
Seorang Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah di Labuan Bajo Dijerat Pasal Pencucian Uang

Seorang Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah di Labuan Bajo Dijerat Pasal Pencucian Uang

Regional
Waspada Angin Kencang di Jateng Selatan 2 Hari ke Depan, Kecepatan hingga 61 Km/Jam

Waspada Angin Kencang di Jateng Selatan 2 Hari ke Depan, Kecepatan hingga 61 Km/Jam

Regional
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pajak Reklame 2 ASN Bakeuda Kota Tegal

Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pajak Reklame 2 ASN Bakeuda Kota Tegal

Regional
Dahlan Iskan Sudah Negatif Covid-19, Segera Pulang dari Rumah Sakit

Dahlan Iskan Sudah Negatif Covid-19, Segera Pulang dari Rumah Sakit

Regional
Ini Harapan Khofifah kepada Listyo Sigit Setelah Dilantik Jokowi Jadi Kapolri

Ini Harapan Khofifah kepada Listyo Sigit Setelah Dilantik Jokowi Jadi Kapolri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X