Ditanya soal Peluang Jokowi di Pilpres 2019, Ini Jawaban Kaesang

Kompas.com - 17/04/2019, 14:56 WIB
Gibran Rakabuming Raka beserta istri Selvi Ananda dan Kaesang tiba di TPS 38 Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIGibran Rakabuming Raka beserta istri Selvi Ananda dan Kaesang tiba di TPS 38 Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Kaesang Pangarep muncul di TPS 38 Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019), untuk memberikan suaranya pada Pemilihan Presiden 2019.

Kaesang datang bersama kakak sulungnya, Gibran Rakabuming Raka dan istri Gibran, Selvi Ananda.

Seusai mencoblos, Gibran dan Selvi langsung menuju mobil, sedangkan Kaesang yang masih tertinggal di TPS sempat menjawab beberapa pertanyaan yang dilontarkan awak media kepadanya.

"Doa yang terbaik aja," ucap Kaesang seusai mencoblos di TPS 38 Manahan, Rabu.

Baca juga: Kaesang: Bapak Terpilih Enggak Terpilih, Saya Masih Jualan Pisang dan Kopi...

Saat ditanya optimisme untuk kemenangan Jokowi, Kaesang justru berseloroh tentang usaha barunya membuka kedai kopi. Ia optimistis kelak kedai kopinya mendunia.

"Saya optimis kopi saya mendunia," kata Kaesang.

Kaesang berharap ingin yang terbaik untuk ayahnya dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

"Yang terbaik pokoknya," kata dia menegaskan.

Baca juga: Jokowi: Ploongggg...

Kaesang mengatakan, awalnya ingin menggunakan hak pilihnya di Jakarta. Karena telat mendaftar Form A5 sehingga dirinya memutuskan untuk mencoblos di Solo. Setelah mencoblos, dirinya akan kembali ke Jakarta.

"Kan enggak bisa kalau sudah tanggal 10 April 2019 (mendaftar Form A5). Kalau saya maksakan nanti saya dikiranya, iya sudah saya di sini (Solo) sekalian makan Soto," tuturnya.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usia 39 Tahun, Esti Jadi Profesor Termuda di Unmul,Ciptakan 4 Produk Obat Ikan dari Tanaman Lokal Kaltim

Usia 39 Tahun, Esti Jadi Profesor Termuda di Unmul,Ciptakan 4 Produk Obat Ikan dari Tanaman Lokal Kaltim

Regional
Jusuf Kalla: Moderasi Beragama Bisa Cegah Konflik Bernuansa Agama

Jusuf Kalla: Moderasi Beragama Bisa Cegah Konflik Bernuansa Agama

Regional
Ribuan Pengungsi Banjir di Karawang Butuh Makanan Balita

Ribuan Pengungsi Banjir di Karawang Butuh Makanan Balita

Regional
Jembatan Cincin Diperbaiki, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Jembatan Cincin Diperbaiki, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Regional
Ini Motif Kakak Adik Habisi Bocah SD di Tepi Hutan Mojokerto

Ini Motif Kakak Adik Habisi Bocah SD di Tepi Hutan Mojokerto

Regional
Tabrak Truk dari Belakang, Mobil Gran Max Hancur di Tol Bawen, Penumpang Tewas

Tabrak Truk dari Belakang, Mobil Gran Max Hancur di Tol Bawen, Penumpang Tewas

Regional
Alasan Remaja di Magetan Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Alasan Remaja di Magetan Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Tiga Siswi SMP Dilarikan ke Puskesmas Usai Minum Sirup Lemon

Tiga Siswi SMP Dilarikan ke Puskesmas Usai Minum Sirup Lemon

Regional
Puluhan Orang yang Kontak dengan WN Jepang Positif Corona Dipantau

Puluhan Orang yang Kontak dengan WN Jepang Positif Corona Dipantau

Regional
Kisah Febri 17 Tahun Lumpuh, Hanya Bisa Diam di Kasur, Hidup Mandiri dengan Chanel YouTube

Kisah Febri 17 Tahun Lumpuh, Hanya Bisa Diam di Kasur, Hidup Mandiri dengan Chanel YouTube

Regional
Marak Curanmor, Kapolda NTB Sarankan Kunci Pakai Rantai

Marak Curanmor, Kapolda NTB Sarankan Kunci Pakai Rantai

Regional
Terungkap Misteri Bocah SD yang Tewas di Tepi Hutan Mojokerto

Terungkap Misteri Bocah SD yang Tewas di Tepi Hutan Mojokerto

Regional
Ayahnya Lumpuh, Bocah SD Ini Kerja Jemur 10.000 Batu Bata, Diupah Rp 30.000 Per Hari

Ayahnya Lumpuh, Bocah SD Ini Kerja Jemur 10.000 Batu Bata, Diupah Rp 30.000 Per Hari

Regional
Kamar Hotel Tempat Nginap Warga Jepang Positif Corona Diberi Disinfektan

Kamar Hotel Tempat Nginap Warga Jepang Positif Corona Diberi Disinfektan

Regional
3 Pengedar Narkoba Ditangkap, Masukkan 101 Gram Sabu di Anus dari Batam ke Kendal

3 Pengedar Narkoba Ditangkap, Masukkan 101 Gram Sabu di Anus dari Batam ke Kendal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X