Besok, Keluarga Jokowi Gunakan Hak Pilih di TPS 38 Manahan

Kompas.com - 16/04/2019, 12:53 WIB
TPS 38 di Jalan Kasuari III No 6 Kampung Tirtoyoso RT 004, RW 013, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (16/4/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANITPS 38 di Jalan Kasuari III No 6 Kampung Tirtoyoso RT 004, RW 013, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (16/4/2019).


SOLO, KOMPAS.com - Keluarga Presiden Jokowi akan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019 di Tempat Pemungutan Suara ( TPS) 38, Jalan Kasuari III No 6, Kampung Tirtoyoso RT 004 RW 013, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019).

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 38 Manahan, Sunarso mengatakan, keluarga Presiden Jokowi yang akan menggunakan hak pilihnya tersebut antara lain, Ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo, Kaesang Pangarep, Gibran Rakabuming Raka dan menantunya, Selvi Ananda.

"Iya, Bu Sujiatmi dan keluarganya besok datang ke sini menggunakan hak pilihnya," kata Sunarso, saat ditemui di TPS 38 Manahan, Solo, Selasa (16/4/2019).

Baca juga: Jokowi Akan Nyoblos di TPS Gambir

Menurut Sunarso, diperkirakan, Sujiatmi dan keluarga akan datang ke TPS 38 untuk menggunakan hak pilihnya sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangan Sujiatmi itu merujuk pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 yang ditentukan KPU Surakarta.

Sujiatmi tercatat dapat DPT dengan nomor urut 130. Kemudian, Gibran, Selvi dan Kaesang, masing-masing ada diurutan nomor 117, 118 dan 119.

"Sekitar jam 10.00 sampai 11.00, Bu Sujiatmi datang ke TPS. Biasanya dulu-dulu seperti itu," ungkap dia.

Sunarso menyebutkan, di TPS 38 Manahan, ada 187 DPT yang terdiri dari 92 laki-laki dan 95 perempuan. Sedangkan, jumlah petugas KPPS TPS 38 ada sembilan orang termasuk keamanan.

Dia mengungkapkan, untuk memberikan kesan kompak dan sopan pada saat pencoblosan semua petugas akan menggunakan seragam batik.

"Pemakaian seragam batik agar terlihat sopan dan kompak. Apalagi, keluarga Presiden Jokowi juga akan menggunakan hak pilihnya di sini," imbuh dia.

Sunarso menuturkan, tidak ada pengamanan khusus meski keluarga Presiden Jokowi akan menggunakan hak pilihnya di TPS 38. Seperti pelaksanaan Pemilu lima tahun sebelumnya, pengamanan dilakukan petugas Linmas.

"Tidak ada pengamanan khusus. Biasanya malam hari sebelum pencoblosan ada petugas kepolisian datang ke TPS untuk mengontrol kesiapan," tutur dia.

Baca juga: Terjunkan 276.100 Saksi, PDI-P Jaga Ketat 138.050 TPS di Jawa Barat

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, di Solo ada sebanyak 1.734 TPS. Dari jumlah itu, ada beberapa TPS yang dianggap rawan.

Namun demikian, kata Kapolresta, semua TPS yang dianggap rawan tersebut sudah dilakukan antisipasi dan identifikasi dengan menerjunkan 800 personel dan pasukan cadangan.

"Paling penting masyarakat jangan takut datang ke TPS menggunakan hak pilihnya. Kami menjamin seutuhnya," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penghuni Rumah Tidak Tahu Barang yang Dititip R Adalah Bahan Pembuat Bom

Penghuni Rumah Tidak Tahu Barang yang Dititip R Adalah Bahan Pembuat Bom

Regional
Kisah Sebuah Sumur Kecil di Ladang yang jadi Asa Ratusan KK

Kisah Sebuah Sumur Kecil di Ladang yang jadi Asa Ratusan KK

Regional
Rabu Pagi, Kualitas Udara Sumbar Masuk Level Tidak Sehat

Rabu Pagi, Kualitas Udara Sumbar Masuk Level Tidak Sehat

Regional
Kronologi Pembunuhan 'Debt Collector' yang Tubuhnya Terpisah dari Kepala

Kronologi Pembunuhan "Debt Collector" yang Tubuhnya Terpisah dari Kepala

Regional
183 Warganya Keracunan Makanan, Bupati TTS Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

183 Warganya Keracunan Makanan, Bupati TTS Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

Regional
Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Regional
Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Regional
Kasus Pembunuhan 'Debt Collector': Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Kasus Pembunuhan "Debt Collector": Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Regional
4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

Regional
Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Regional
Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Regional
Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Regional
Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Regional
Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Regional
Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X