Jelang Peresmian Bandara Internasional Yogyakarta, Angkasa Pura Simulasi Kondisi Darurat

Kompas.com - 16/04/2019, 11:10 WIB
Sebagian gedung terminal Bandara Internasional Yogyakarta sudah jadi. Terminal ini juga sudah dilengkapi dengan berbagai peralatan melayani penumpang, di antaranya: ruang cek in, cek sekuriti, body scanner, ruang tunggu sebelum masuk pesawat, garbarata, lounge, hingga tenan yang melayani nanti. KOMPAS.COM/DANI JSebagian gedung terminal Bandara Internasional Yogyakarta sudah jadi. Terminal ini juga sudah dilengkapi dengan berbagai peralatan melayani penumpang, di antaranya: ruang cek in, cek sekuriti, body scanner, ruang tunggu sebelum masuk pesawat, garbarata, lounge, hingga tenan yang melayani nanti.

KULON PROGO, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I menargetkan Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) bisa beroperasi pada 29 April 2019. Mendekati masa operasi itu, AP I terus menyiapkan berbagai hal.

Salah satunya termasuk membangun kerja sama lintas sektor untuk menghadapi dan menangani kondisi darurat di lingkungan bandara, terutama airside atau sisi udara di bandara.

Kerja sama itu diwujudkan dalam dua komite keselamatan penerbangan, yakni Airport Emergency Committee dan Airport Security Committee.

Komite itu melibatkan banyak pihak, tidak hanya ground support atau petugas airside tetapi juga TNI dan Polri, pemadam kebakaran, hingga puskesmas dan rumah sakit.

Baca juga: Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo Diuji Coba Pekan Depan

Mereka merupakan instansi lintas sektor yang akan menangani setiap keadaan darurat dalam YIA nanti. Lebih dari 200 orang dari berbagai instansi itu mengikuti sosialisasi dan simulasi prosedur rencana penanganan kedaruratan di bandara ini.

Simulasi cukup memacu adrenalin. Skenario dalam simulasi mengambil contoh bagaimana sebuah pesawat yang terbang dari YIA menuju Kuala Lumpur mengalami mati mesin.

Pesawat mendarat dan mengakibatkan korban penumpang. Semua instansi bakal bekerja berdasar tupoksi saat menangani korban yang berjatuhan.

"Semua baik pihak penerbangan, ground support, dan eksternal seperti pemadam kebakaran, rumah sakit, dan lain-lain mengikuti table top terkait bagaimana menangani keadaan darurat. Kita praktekkan hari ini," kata Agus Pandu Purnama, Juri Bicara AP I untuk Proyek YIA, Senin (15/4/2019).

Baca juga: Bandara NYIA Akan Berganti Nama Jadi Yogyakarta International Airport

Upaya membangun kerja sama lintas sektor ini tidak hanya kali ini. Rencananya, sosialisasi sekaligus simulasi penanganan kedaruratan di bandara juga akan berlanjut pada 22 April 2019. Mereka akan melibatkan semua maskapai penerbangan.

Pertemuan dengan maskapai akan membicarakan Hazard Identification Risk Assesment (HIRA) di bandara.

Di sana, maskapai harus mampu menemukan permasalahan dan mengatasi berbagai persoalan terkait keselamatan penumpang dan penerbangan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Regional
4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

Regional
Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Regional
Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Regional
Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Regional
9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

Regional
BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

Regional
Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Regional
Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Regional
Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Regional
Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Regional
Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Regional
Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Regional
Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Regional
Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X