Menkominfo: Hoaks Meningkat Jelang Pemilu, Paling Banyak Serang Jokowi

Kompas.com - 08/04/2019, 07:47 WIB
Menkominfo Rudiantara saat ditemui wartawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Jumat (22/2/2019). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIMenkominfo Rudiantara saat ditemui wartawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Jumat (22/2/2019).

KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan bahwa jumlah kabar bohong atau hoaks meningkat 18 kali lipat menjelang Pemilu 2019 yang akan dihelat 17 April 2019 mendatang sejak dipantau pada Agustus 2018.

Setelah identifikasi hingga validasi lagi hingga akhir tahun, Kominfo memastikan ada 75 hoaks tersebar atau naik 3 kali lipat hingga Desember 2018.

Setelah melalui proses identifikasi, verifikasi dan validasi, pada Agustus 2018, hoaks terhitung 25 kasus. Jumlahnya lalu naik tiga kali lipat menjadi 75 kasus pada Desember 2018.

Pada Januari 2019, jumlahnya lalu meningkat lagi menjadi 175 kasus dan terus meningkat menjadi 353 kasus pada Februari 2019. Terakhir, pada Maret 2019, ditemukan ada 453 kasus.

Baca juga: Hoaks dan Fitnah, Jokowi: Tolong Diluruskan, Dilawan!

Kabar bohong terbanyak mengangkat isu seputar politik, pemilihan umum 2019, hingga pencalonan presiden dan wakil presiden. Tidak sekadar mengumbar kabar bohong, tetapi juga menebar fitnah, bahkan mengadu domba. 

Dua pasangan capres-cawapres yang sedang "bertarung" sekarang juga tidak sepi dari serangan hoaks. Kedua kubu pernah diterpa hoaks itu, baik menyerang kubu pasangan capres dan cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf, maupun 02, Prabowo-Sandiaga. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Paling banyak (menyerang) kubu 01," kata Rudi seusai menjadi juru kampanye pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang berlangsung di alun-alun Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (7/4/2019).

Menurut Rudi, pertumbuhan hoaks utamanya menyebar di media sosial. 

"Hoaks ini sudah sangat memprihatinkan," katanya.

Baca juga: Saat Kampanye, Rudiantara Sebut Ada yang Ancam Keistimewaan Yogyakarta

Kemenkominfo, lanjut Rudi, terus melakukan langkah mengidentifikasi banyaknya kabar bohong yang terus beredar. Mereka kemudian memverifikasi dan memvalidasi kabar bohong itu. 

Menurut Rudiantara, hoaks sudah merusak suasana pesta demokrasi di Pemilu kali ini. Menurutnya, semua pihak harus ikut bertanggung jawab untuk menanggulanginya. 

"Kita memasuki yang namanya pesta politik. Pernah tidak kalau ke pesta orangnya ngajak berantem. Tidak ada. Kalau menganggap ini pesta politik maka berlakulah seperti menyongsong pesta, bergembira, silaturahmi, dan sebagainya. Bahwa pilihan, sebagai menteri, saya berharap janganlah menyebar hoaks," kata Rudiantara.

Menkominfo memastikan bahwa pemerintah serius dan terus bekerja untuk menanggulangi penyebaran hoaks ini.  Kementerian bekerja sama dengan kepolisian untuk menindak dan mengejar pelaku hoaks di mana pun berada karena rekam jejak digital pasti teridentifikasi.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X