Mahfud: Sudah Berkembang Politik Identitas, Serang Kelompok Lain tapi Klaim Penjaga Primordial

Kompas.com - 02/04/2019, 13:00 WIB
Usai berdialog dengan ratusan mahasiswa Universitas UINSU, Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Prof Dr Mohammad Mahfud MD terburu-buru meninggalkan lokasi acara, Selasa (19/3/2019). KOMPAS.com / MEI LEANDHAUsai berdialog dengan ratusan mahasiswa Universitas UINSU, Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Prof Dr Mohammad Mahfud MD terburu-buru meninggalkan lokasi acara, Selasa (19/3/2019).

PADANG, KOMPAS.com - Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Mahfud MD menilai potensi perpecahan dari komponen bangsa mulai marak terjadi jelang Pemilihan Umum ( Pemilu) 2019.

"Contohnya sudah berkembang politik identitas sehingga kelompok menyerang kelompok lain, tapi sama-sama mengklaim sebagai penjaga identitas primordial yang sama," kata Mahfud saat berbicara di acara Sarasehan Kebangsaan, Padang, Sumatera Barat, Selasa (2/4/2019).

Mahfud mengatakan saat ini juga ada kecendrungan kontestasi untuk mencari menang bukan mencari yang baik sehingga rawan ditumpangi radikalisme dan mengadu domba melalui produksi berita hoaks.

Mahfud mengatakan, hal tersebut yang harus diwaspadai agar jangan sampai terjadi perpecahan hanya karena pemilu.


Baca juga: Mahfud Imbau Masyarakat Tidak Ajak Orang Lain untuk Golput

Mahfud menilai harus ada sebuah gerakan bersama untuk lebih mengkedepankan dialog, menjunjung tinggi kebersamaan dan menghargai kebhinekaan dalam bingkai NKRI.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu juga mendorong kebebasan masyarakat menentukan pilihan secara demokratis tanpa harus bermusuhan.

Baca juga: Mahfud MD: KPK Punya Lebih Banyak Bukti soal Suap Pengisian Jabatan

Menurut Mahfud, kontestasi politik harus diartikan sebagai kepentingan bersama untuk mencari yang terbaik, bukan dilakukan sebagai zero sum game.

"Kontestasi politik ini jangan sampai memecah belah, tapi harus diartikan mencari pemimpin yang terbaik," tegasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Regional
Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Regional
Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Regional
Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Regional
Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Regional
Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Regional
Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Regional
Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Regional
Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Regional
Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X