Hari Ke-4 Paska-bencana Hujan dan Angin Kencang di Sikka, 47 Rumah Terdata Rusak

Kompas.com - 14/03/2019, 10:17 WIB
Rumah warga rusak tertimpa pohon akibat hujan dan angin kencang, Minggu (10/3/2019). Dokumen Polres SikkaRumah warga rusak tertimpa pohon akibat hujan dan angin kencang, Minggu (10/3/2019).

MAUMERE, KOMPAS.com - Hari keempat paskabencana hujan dan angin kencang yang melanda Kabupaten Sikka, Flores, NTT, dilaporkan sebanyak 47 rumah warga rusak. Sebelumnya, hujan dan angin kencang melanda wilayah Kabupaten Sikka pada Minggu (10/3/2019). 

Kabid Kedarurat dan Logistik BPBD Sikka Bakri Kari merilis data sementara jumlah rumah rusak di Kabupaten Sikka, Kamis (14/3/2019). Menurut dia, laporan sebanyak 47 unit rumah rusak bisa bertambah sebab data tersebut baru data sementara. 

"Selanjutnya akan ada data dan laporan resmi dari desa yang terkena dampak hujan dan angin kencang yang melanda kabupaten Sikka," kata Bakri kepada Kompas.com, Kamis. 

Baca juga: Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Sikka

Dia mencontohkan, ada laporan yang masuk dari Desa Hoder di Kecamatan Waigete yang menyatakan ada 50 keluarga yang rumahnya rusak karena pohon tumbang atau atapnya rusak. 

"Tidak menutupi kemungkinan ada laporan dari desa lain lagi, karena bencana ini melanda banyak kecamatan di Sikka. Tim kami juga sudah turun ke desa-desa untuk mendata warga yang terkena bencana sejak Senin (11/3/2019) kemarin," kata Bakri.

Karena banyaknya wilayah terdampak, BPBD SIkka sudah mengajukan surat pernyataan bencana kepada Bupati Sikka dan menunggu ada surat keputusan (SK) tanggap darurat.

Setelah itu BPBD baru bisa melakukan tindak lanjut dengan penanganan darurat bencana.

"Bantuan yang akan diberikan nanti berupa bantuan logistik makanan bagi korban bencana," jelas Bakri.

Baca juga: BMKG: Kabupaten Sikka NTT Akan Dilanda Hujan Lebat dan Angin Kencang

Seperti diberitakan sebelumnya, angin kencang merusak sejumlah rumah warga di Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), rusak, Minggu (10/3/2019).

Angin kencang disertai hujan deras terjadi mulai pukul 13.30 WITA. Selain merusak rumah, angin kencang juga menumbangkan pohon dan menimpa rumah warga. 

"Di Desa Waiara, Kecamatan Kewapante, ada tiga rumah yang tertimpa pohon. Rumah milik Lodovikus Edison, Marianus Lafanto, dan Kristianus Magelendong," ujar Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Uji Klinis Vaksin Covid-19, Sudah 1.089 Relawan Disuntik

Update Uji Klinis Vaksin Covid-19, Sudah 1.089 Relawan Disuntik

Regional
Kisah Pengubur Jenazah Covid-19, Menangis Lihat Keluarga yang Pasien Dikuburkan

Kisah Pengubur Jenazah Covid-19, Menangis Lihat Keluarga yang Pasien Dikuburkan

Regional
16 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Sembuh dari Covid-19, Dipulangkan Hari Ini

16 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Sembuh dari Covid-19, Dipulangkan Hari Ini

Regional
Polisi Tangkap Oknum ASN yang Cabuli Anak di Buton

Polisi Tangkap Oknum ASN yang Cabuli Anak di Buton

Regional
Sejarawan UGM Tanggapi Kontroversi Penyiksaan Para Jenderal di Film G30S/PKI

Sejarawan UGM Tanggapi Kontroversi Penyiksaan Para Jenderal di Film G30S/PKI

Regional
Tiga Bocah Temukan Janin Bayi di Sungai Cidurian Bandung, Diduga Hasil Aborsi

Tiga Bocah Temukan Janin Bayi di Sungai Cidurian Bandung, Diduga Hasil Aborsi

Regional
Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Pemprov Jabar Siapkan Manajemen Krisis

Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Pemprov Jabar Siapkan Manajemen Krisis

Regional
Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Regional
Tak Dibayar Usai Berkencan, Seorang PSK Curi Motor Pelanggan

Tak Dibayar Usai Berkencan, Seorang PSK Curi Motor Pelanggan

Regional
Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUCM Aceh Utara, Semua Bayinya Negatif

Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUCM Aceh Utara, Semua Bayinya Negatif

Regional
Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Regional
Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Regional
Kisah Meli Sang Juara LIDA 2020 Asal Cianjur, Hidup Sederhana di Rumah Reyot

Kisah Meli Sang Juara LIDA 2020 Asal Cianjur, Hidup Sederhana di Rumah Reyot

Regional
Gatot Nurmantyo: KAMI Bukan Alat buat 'Nyapres', kalau Jadi Partai Saya Keluar...

Gatot Nurmantyo: KAMI Bukan Alat buat "Nyapres", kalau Jadi Partai Saya Keluar...

Regional
Bupati Kecam Aksi Vandalisme Mushala di Tangerang, MUI Minta Polisi Usut Tuntas

Bupati Kecam Aksi Vandalisme Mushala di Tangerang, MUI Minta Polisi Usut Tuntas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X