KPU Jawa Tengah Coret 12 WNA yang Masuk DPT Pemilu

Kompas.com - 07/03/2019, 22:42 WIB
Koordiantor Divisi Data dan Informasi KPU Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro saat pantauan logistik pemilu di Kabupaten Semarang, Kamis (7/3/2019). KOMPAS.com/NAZAR NURDINKoordiantor Divisi Data dan Informasi KPU Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro saat pantauan logistik pemilu di Kabupaten Semarang, Kamis (7/3/2019).

SEMARANG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Provinsi Jawa Tengah mencoret 12 warga negara asing (WNA) yang masuk di dalam daftar pemilih tetap ( DPT) pada pemilu 2019.

Sebanyak 12 WNA tersebut tercatat masuk DPT Pemilu 2019 di 8 kabupaten/kota.

"Ada 12 WNA di Jawa Tengah yang masuk DPT. Semuanya sudah dicoret," kata Koordiantor Divisi Data dan Informasi KPU Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro, di sela pantauan logistik pemilu di Kabupaten Semarang, Kamis (7/3/2019).

Paulus merinci, 12 WNA yang masuk DPT tersebar di 8 kabupaten/kota di Jateng. Total DPT untuk pemilu 2018 di Jateng berjumlah 27,8 juta pemilih.

Baca juga: KPU Semarang Pastikan Tak Ada WNA yang Masuk DPT

Adapun 8 daerah tersebut antara lain, 3 WNA di Purworejo, 2 WNA di Banyumas, 2 WNA di Surakarta, dan 1 WNA masing-masing di Sragen, Kota Magelang, Kota Salatiga, Kota Tegal, dan Purbalingga.

"Rata-rata WNA yang masuk DPT menikah dengan WNI, lalu masuk KK. Kemudian kami sisir, dan sudah dicoret," kata mantan ketua KPU Kebumen ini.

Sebanyak 12 WNA yang dicoret, kata dia, selain menikah dengan WNI, juga mempunyai pekerjaan di daerah tersebut. Mereka berasal dari Filipina, Malaysia, Bangladesh, dan negara lainnya.

"WNA yang kami coret didatangi oleh KPU setempat, didampingi PPK," tambahnya.

KPU menegaskan, masih melakukan penyisiran data WNA yang telah rekam data e-KTP.

Baca juga: WNA yang Masuk DPT Pemilu Paling Banyak dari Jepang

"Masih akan terus dilakukan pencoretan, dengan memeriksa nama, NIK di dalam KK WNA," tandasnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Orang Demo Rumah Mahfud MD di Pamekasan: Mahfud Keluar, Jangan Ngumpet

Ratusan Orang Demo Rumah Mahfud MD di Pamekasan: Mahfud Keluar, Jangan Ngumpet

Regional
Detik-detik 400 Warga Bakar Rumah Calon Bupati Boven Digoel, Papua

Detik-detik 400 Warga Bakar Rumah Calon Bupati Boven Digoel, Papua

Regional
Diduga Rem Blong, Truk Tabrak Rumah, Sepeda Motor, dan Gerobak Mi, Sopir Sempat Terjepit

Diduga Rem Blong, Truk Tabrak Rumah, Sepeda Motor, dan Gerobak Mi, Sopir Sempat Terjepit

Regional
Lahar Panas Gunung Semeru Menerjang, Penambang Pasir di Lumajang Lari Selamatkan Diri

Lahar Panas Gunung Semeru Menerjang, Penambang Pasir di Lumajang Lari Selamatkan Diri

Regional
Banyak Bantu Warga Kena Corona, Kepala Dinas Sosial Yogyakarta Meninggal Terpapar Covid-19

Banyak Bantu Warga Kena Corona, Kepala Dinas Sosial Yogyakarta Meninggal Terpapar Covid-19

Regional
Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dokter dan Perawat di Banyumas Ikuti Pelatihan

Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dokter dan Perawat di Banyumas Ikuti Pelatihan

Regional
Ngebut, Pajero Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Jembatan Ampera, 2 Terluka

Ngebut, Pajero Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Jembatan Ampera, 2 Terluka

Regional
Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Regional
Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Regional
3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

Regional
Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Regional
Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Regional
Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Regional
Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X