Wapres Kalla: Saya Kira Ndak Ada Dwifungsi ABRI

Kompas.com - 24/02/2019, 05:59 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri Forum Silaturahim Gawagis Nusantara di Hotel Wyndham, Jl Basuki Rachmat, Surabaya, Sabtu (23/2/2019). KOMPAS.com/GHINAN SALMANWakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri Forum Silaturahim Gawagis Nusantara di Hotel Wyndham, Jl Basuki Rachmat, Surabaya, Sabtu (23/2/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menepis anggapan restrukturisasi TNI yang akan dilakukan Presiden Joko Widodo merupakan upaya mengembalikan dwifungsi ABRI.

Sesuai rencana, restrukturisasi TNI itu akan memberikan kesempatan pada perwira TNI untuk menduduki berbagai jabatan di kementerian dan lembaga yang membutuhkan.

"Saya kira tidak, dwifungsi itu tidak ada. Itu dengan undang-undang tidak diperkenankan," kata Wapres Kalla usai menghadiri Forum Silaturahim Gawagis Nusantara di Hotel Wyndham, Jl. Basuki Rahmat, Surabaya, Sabtu (23/2/2019).

Menurut Kalla, kesempatan perwira TNI menduduki jabatan di kementerian dan lembaga tertentu sudah sesuai aturan.

"Memberikan fasilitasi perwira-perwira (TNI) untuk jabatan tentu sangat terpilih, sesuai aturan saja," katanya.

Saat ditanya apakah setuju jika TNI terlibat di ranah sipil, Kalla tidak menjawab dengan tegas. Menurut dia, jika pelibatan TNI untuk bencana tidak masalah karena hal tersebut penting untuk melibatkan TNI.

"Tergantung, pelibatan apa? Kemarin pelibatan untuk bencana, itu penting. Tapi tergantung apa? Ya, nanti lah, itu sesuai undang-undang semua," ujar Kalla.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal Sisriadi membantah anggapan adanya upaya mengembalikan dwifungsi ABRI dalam rencana restrukturisasi TNI.

Menurut Sisriadi, tidak ada korelasi antara restrukturisasi TNI dan dwifungsi ABRI.

"Itu tidak ada hubungannya sama sekali," ujar Sisriadi saat mengunjungi Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (12/2/2019).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Sulut Soft Launching Logo Baru di Gunung Klabat

Polda Sulut Soft Launching Logo Baru di Gunung Klabat

Regional
Kisah 43 Peserta Ekspedisi Wisata Air Terjun Terjebak di Hutan Konawe Utara

Kisah 43 Peserta Ekspedisi Wisata Air Terjun Terjebak di Hutan Konawe Utara

Regional
Kota Ambon Keluar dari Zona Merah Covid-19, Wali Kota Bilang karena Ini

Kota Ambon Keluar dari Zona Merah Covid-19, Wali Kota Bilang karena Ini

Regional
Banjir Landa Sejumlah Desa di Kampar, Listrik Dipadamkan

Banjir Landa Sejumlah Desa di Kampar, Listrik Dipadamkan

Regional
Pasien Corona Lolos di Bandara Pekanbaru, Dinkes Riau Ambil Langkah Ini

Pasien Corona Lolos di Bandara Pekanbaru, Dinkes Riau Ambil Langkah Ini

Regional
Nama Direskrimum Polda Sulsel Dicatut untuk Menipu, Pelaku Beraksi di Dalam Lapas

Nama Direskrimum Polda Sulsel Dicatut untuk Menipu, Pelaku Beraksi di Dalam Lapas

Regional
Detik-detik Suami Peluk Istri yang Hamil 7 Bulan Saat Ditodong Senjata Api oleh Begal

Detik-detik Suami Peluk Istri yang Hamil 7 Bulan Saat Ditodong Senjata Api oleh Begal

Regional
Keluarga yang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Mataram Tolak Pakai APD Saat Pemakaman

Keluarga yang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Mataram Tolak Pakai APD Saat Pemakaman

Regional
Pemuda Tantang Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota DPRD Toraja Utara

Pemuda Tantang Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota DPRD Toraja Utara

Regional
Anaknya Tak Lolos PPDB SMP, Orangtua Kejar dan Cegat Mobil Kadisdik

Anaknya Tak Lolos PPDB SMP, Orangtua Kejar dan Cegat Mobil Kadisdik

Regional
Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Regional
68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

Regional
Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada Surabaya, PDI-P Tetap Target Menang

Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada Surabaya, PDI-P Tetap Target Menang

Regional
Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Regional
ASN di NTT Diduga Hina Kapolsek di Medsos, Ini Akibatnya

ASN di NTT Diduga Hina Kapolsek di Medsos, Ini Akibatnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X