Sudah 30 Menit Terbang, Pesawat Lion Air Kembali Mendarat karena Kendala Teknis

Kompas.com - 13/02/2019, 11:26 WIB
Pesawat Lion Air di Bandara APT Pranoto Samarinda Kalimantan Timur beberapa waktu laluKOMPAS.com/ Bambang P. Jatmiko Pesawat Lion Air di Bandara APT Pranoto Samarinda Kalimantan Timur beberapa waktu lalu


MAKASSAR, KOMPAS.comPesawat Lion Air JT 780 rute penerbangan Kota Makassar-Kota Palu, diduga mengalami masalah teknis setelah terbang 30 menit di Selat Makassar, Selasa (13/2/2019) pukul 20.20 Wita.

Menurut informasi yang diperoleh, pesawat Lion Air mengalami kendala teknis saat terbang menuju Kota Palu.

Dengan kondisi seperti itu, pilot Lion Air terpaksa mengambil keputusan memutar kembali pesawat dan mendarat darurat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Baca juga: Penumpang Diminta Turun dari Pesawat di Semarang, Ini Penjelasan Lion Air

Penumpang pesawat Lion Air dibuat panik saat pesawat mengalami kerusakan saat terbang. Beruntung, pesawat berhasil kembali mendarat dengan selamat di Makassar.

General Manager AirNav Indonesia Cabang Makassar, Novy Pantaryanto yang dikonfirmasi, Rabu (13/2/2019), membenarkan pesawat LNI 780/PKLGY/B739 rute WAAA/Makassar-WAFF/Palu kembali ke bandara karena masalah teknis.

“Pesawat Lion Air LNI 780/PKLGY/B739 rute WAAA/Makassar-WAFF/Palu return to base (RTB) due technical problem. Landing di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar sekitar pukul 22.24 Wita. Kami hanya diinfokan kendala teknis saja. Detailnya, tim Lion Air yang mengetahuinya,” singkat Novy.

Baca juga: Kemenhub: Lion Air Group Belum Maksimal Sosialisasikan Tarif Bagasi

Sementara itu, koordinator Lanside Lion Air Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ari yang dikonfirmasi mengaku, tidak mengetahui adanya pesawat yang RTB akibat masalah teknis.

“Saya belum tahu itu, soalnya saya sudah dua hari cuti tugas. Biasanya sih kalau ada RTB, penumpang dialihkan ke pesawat lain dan penerbangan dilanjutkan,” kata dia.



Terkini Lainnya

Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Regional
Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 12 Tewas

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 12 Tewas

Regional
Petani Ini Tanam Ganja di Ladangnya Untuk Obati Diabetes

Petani Ini Tanam Ganja di Ladangnya Untuk Obati Diabetes

Regional
8 Fakta Setya Novanto Lolos dari Pengawalan, Kepergok Pelesir Bersama Istri hingga Diingatkan Tidak Aneh-Aneh

8 Fakta Setya Novanto Lolos dari Pengawalan, Kepergok Pelesir Bersama Istri hingga Diingatkan Tidak Aneh-Aneh

Regional
Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Regional
Lelaki Ini Mengaku 19 Tahun Jalan Kaki dari Aceh hingga Papua

Lelaki Ini Mengaku 19 Tahun Jalan Kaki dari Aceh hingga Papua

Regional
KM Nusa Kenari yang Tenggelam Milik Pemda Alor dan Dikelola Kelompok Nelayan

KM Nusa Kenari yang Tenggelam Milik Pemda Alor dan Dikelola Kelompok Nelayan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Identitas Perempuan yang Pelesiran Bersama Setnov | Rutan di Lhoksukon Rusuh

[POPULER NUSANTARA] Identitas Perempuan yang Pelesiran Bersama Setnov | Rutan di Lhoksukon Rusuh

Regional
Sebelum Tenggelam, KM Nusa Kenari Sempat Mati Mesin

Sebelum Tenggelam, KM Nusa Kenari Sempat Mati Mesin

Regional
Razia di Timika, 7 Warga Ditangkap karena Bawa Alat Perang Tradisional

Razia di Timika, 7 Warga Ditangkap karena Bawa Alat Perang Tradisional

Regional
Mengenal Aplikasi Rapel, Solusi Milenial Mengelola dan Membuang Sampah

Mengenal Aplikasi Rapel, Solusi Milenial Mengelola dan Membuang Sampah

Regional
Melirik Pantai Pukan, Hasil Gotong Royong Warga dengan Biaya Masuk Sukarela

Melirik Pantai Pukan, Hasil Gotong Royong Warga dengan Biaya Masuk Sukarela

Regional
Identitas 5 Penumpang Kapal KM Nusa Kenari yang Hilang Tak Diketahui

Identitas 5 Penumpang Kapal KM Nusa Kenari yang Hilang Tak Diketahui

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Timur, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Timur, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tenggelam di Sungai Setu

Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tenggelam di Sungai Setu

Regional

Close Ads X