Jalanan di Pusat Kota Bitung Tergenang Air hingga Setinggi 0,6 Meter

Kompas.com - 15/01/2019, 10:03 WIB
Jalan pusat Kota Bitung tergenang air, Selasa (15/01/2019). handoutJalan pusat Kota Bitung tergenang air, Selasa (15/01/2019).

MANADO, KOMPAS.com - Jalanan di pusat Kota Bitung, Sulawesi Utara, tergenang air 0,3-0,6 meter, Selasa (15/1/2019). Hal ini dibenarkan Camat Maesa, Sefferson Sumampouw.

"Ini terjadi di wilayah saya di Kecamatan Maesa. Sebagai laporan awal penyebabnya adalah saluran primer yang mengecil seperti botol di kawasan Pelindo yang berbatasan langsung dengan laut," kata Sefferson dalam keterangan tertulis, Selasa (15/1/2019).

Akibatnya, lanjut dia, aliran air dari atas tidak lancar mengalir. Saat hujan turun terus-menerus, maka kemudian terjadi hal demikian.

"Dan akan surut kembali tidak kurang dari satu jam selepas hujan. Saya diinstruksikan Pak Wali Kota sebagai Camat untuk berkoordinasi dengan Pelindo dan instansi teknis terkait soal ini agar ada pelebaran saluran di kawasan mereka," kata dia.

"Bila cara ini tidak bisa, petunjuk Pak Wali Kota akan kami gunakan Undang-undang penanggulangan bencana agar hal ini tidak terus berulang ketika hujan deras," tambah Sefferson.

Dia menilai penyebabnya bukan air pasang. Karena jika pasang terjadi, pasti genangan terjadi di seluruh pesisir Bitung.

"Tapi ini hanya terjadi lokal di kawasan itu," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca di Sulut, Selasa sekitar pukul 07.50 Wita.

BMKG mencatat, hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada pukul 08.20 WITA berpotensi terjadi di wilayah Minahasa, Minahasa Selatan, Tomohon, Bitung, Bolmong dan sekitarnya.

Kondisi itu juga dapat meluas ke wilayah Manado, Minahasa Tenggara, Minahasa Utara, Bolmong Utara dan sekitarnya. Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 11.20 Wita.

Sementara itu, Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Kelas II Sam Ratulangi Manado Cariz Kainama menjelaskan, berdasarkan pantauan satelit pukul 9.20 WITA, saat ini di wilayah Sulut secara keselurahan diliputi awan-awan konvektif.

"Yang berpotensi menyababkan hujan intensitas ringan hingga lebat. Berhubung bulan Januari memasuki puncak musim hujan, maka kondisi seperti ini masih berpotensi terjadi sepanjang bulan Januari," ujar dia.

"Untuk itu diimbau kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor untuk tetap waspada melihat perkembangan kondisi curah hujan di wilayah masing-masing," tambah Cariz.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.