Ini Kata Nurhadi soal Aldo, Wakil Presiden yang Viral di Medsos

Kompas.com - 07/01/2019, 12:54 WIB
Nurhadi saat ditemui di kios pijatnya di Pasar Brayung, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu (6/1/2018).KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTO Nurhadi saat ditemui di kios pijatnya di Pasar Brayung, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu (6/1/2018).

KUDUS, KOMPAS.com - Nama Nurhadi, tukang pijat refleksi di Pasar Brayung, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dalam sekejap melambung tinggi bak roket.

Siapa sangka karena keisengan seseorang yang sama sekali tak dikenalnya, Nurhadi mendadak viral menghentak jagad maya.

Kehidupan Bapak empat anak asal Desa Golantepus RT 006 RW 004, Kecamatan Mejobo, Kudus, yang sudah 15 tahun berprofesi sebagai tukang pijat kini berubah super sibuk. Para tamu terus berdatangan menemuinya untuk sekadar mengobrol dan silaturahmi.


Pastinya, para tamu penasaran dengan calon presiden Indonesia nomor urut 10 yang diusung oleh koalisi "Tronjal-Tronjol Maha Asyik" tersebut.

Baca juga: Kisah Nurhadi, Presiden yang Viral di Medsos, Profesi Tukang Pijat hingga Ditawari Youtuber China

Pria kelahiran Kudus, 10 Agustus 1969 itu mengakui bahwa semenjak dirinya diviralkan oleh seseorang yang mengaku bernama Edwin dari Yogyakarta, rutinitasnya sehari-hari dengan cepat berubah drastis.

"Kayak artis dadakan. Banyak tamu yang terus berdatangan, penasaran dengan saya. Saya tak menyangka bisa seperti ini," kata Nurhadi kepada Kompas.com, Minggu (6/1/2019).

Menurut Nurhadi, dirinya bahkan tak pernah bertemu maupun mengenal dengan Edwin, sosok di balik layar yang telah membuatnya tenar.

Edwin sendiri disebut Nurhadi sebagai sutradara handal yang menciptakan capres dan cawapres fiktif, Nurhadi dan Aldo (Dildo). Edwin tentunya bukan orang sembarangan hingga bisa memopulerkan Nurhadi ke muka publik.

"Nomor ponsel Edwin saya tak punya. Kami hanya berhubungan via messenger tapi rutin berkomunikasi. Saya juga tak pernah bertemu dan mengenalnya. Namun soal capres ini, apapun itu kami selalu berkoordinasi. Semula Edwin meminta foto-foto saya dan nomor rekening setelah kami sepakat terkait capres guyonan itu. Edwin itu pengikut saya di Facebook Komunitas angka 10," kata Nurhadi.

Lantas siapakah sosok Aldo, cawapres yang menjadi pasangan Nurhadi ? Apakah Aldo benar ada di kehidupan nyata seperti halnya Nurhadi ataukah Aldo hanya peran fiktif yang sengaja diciptakan ?

"Saya tidak kenal siapa itu Aldo. Aldo itu hanya fiktif dan tidak ada di kehidupan nyata. Hanya Nurhadi yang ada di kehidupan nyata. Hehehe..," tutur Nurhadi.

Pasangan capres dan cawapres Dildo tersebut tentunya cuma sekadar guyonan belaka. Tidak ada maksud buruk atau bahkan harapan untuk memperkeruh suasana.

Capres dan cawapres fiktif ini hanyalah "intermezzo" sebagai langkah kecil untuk meredam suasana menjelang Pilpes 2019 yang terus saja memanas di media sosial.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X