Polisi: Sekali Kencan dengan Artis VA, Tarifnya Rp 80 Juta

Kompas.com - 05/01/2019, 19:58 WIB
Artis VA saat dibawa ke Markas Polda Jatim di Surabaya, Sabtu (5/1/2019). Ia diduga terlibat kasus prostitusi online. SURYA/MOHAMAD ROMADONIArtis VA saat dibawa ke Markas Polda Jatim di Surabaya, Sabtu (5/1/2019). Ia diduga terlibat kasus prostitusi online.

SURABAYA, KOMPAS.com - Polisi mengungkap praktik prostitusi online yang melibatkan artis peran VA di Surabaya, Sabtu (5/1/2019). Berdasarkan hasil pemeriksaan, tarif untuk sekali kencan dengan artis VA, sebesar Rp 80 juta.

" Tarif untuk kencan dengan artis VA, sebesar 80 juta untuk sekali kencan," kata Wakil Direktur Kriminal Khusus Polda Jawa Timur, AKBP Arman Asmara.

Baca juga: Vanessa Angel Ditangkap Bersama 4 Orang dan 1 Terduga Mucikari

Selain artis peran VA, polisi juga mengamankan artis berinisial AF dalam penggerebekan di sebuah hotel di Surabaya, Sabtu siang. "Untuk AF tarifnya 25 juta," jelasnya.

Kedua artis peran tersebut sampai saat ini masih diperiksa sebagai saksi dalam kasus prostitusi tersebut.

Baca juga: Gerebek Aktivitas Prostitusi Online, Polisi Amankan Artis VA di Surabaya

Selain mengamankan kedua artis, seorang mucikari juga diamankan dalam penggerebekan tersebut.

VA dan AF diketahui seorang artis peran ibukota. Selain membintangi film layar lebar, VA juga kerap membintangi FTV. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Video Ibu-ibu Unjuk Rasa di Depan SD, Tuntut Sekolah Dibuka Kembali

Viral, Video Ibu-ibu Unjuk Rasa di Depan SD, Tuntut Sekolah Dibuka Kembali

Regional
Pejabat Desa Perkosa Bocah SD Yatim Berkali-kali, Ketahuan Saat Coba Lamar Korban

Pejabat Desa Perkosa Bocah SD Yatim Berkali-kali, Ketahuan Saat Coba Lamar Korban

Regional
19 Tenaga Medis di Samarinda Positif Corona karena Transmisi Lokal

19 Tenaga Medis di Samarinda Positif Corona karena Transmisi Lokal

Regional
Dekan UNS Surakarta: 25 Mahasiswa PPDS Positif Covid-19 Belum Ada yang Diwisuda

Dekan UNS Surakarta: 25 Mahasiswa PPDS Positif Covid-19 Belum Ada yang Diwisuda

Regional
Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Menkes Terawan Berkantor di Surabaya Setiap Akhir Pekan

Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Menkes Terawan Berkantor di Surabaya Setiap Akhir Pekan

Regional
Duka di Masamba, 13 Orang Tewas dan 46 Orang Hilang akibat Diterjang Banjir Bandang

Duka di Masamba, 13 Orang Tewas dan 46 Orang Hilang akibat Diterjang Banjir Bandang

Regional
Adaptasi Kebiasaan Baru, ASN Pemprov Papua Barat 'Ngantor' Mulai 15 Juli

Adaptasi Kebiasaan Baru, ASN Pemprov Papua Barat "Ngantor" Mulai 15 Juli

Regional
Serahkan Diri ke Polisi, Petugas P2TP2A yang Cabuli Korban Perkosaan Didamping Keluarga

Serahkan Diri ke Polisi, Petugas P2TP2A yang Cabuli Korban Perkosaan Didamping Keluarga

Regional
Bikin Resah, Pasien Covid-19 Tolak Karantina, Malah Santai Keluyuran dan Beli Sayuran

Bikin Resah, Pasien Covid-19 Tolak Karantina, Malah Santai Keluyuran dan Beli Sayuran

Regional
Pemkot Mataram Izinkan Keluarga Ikuti Proses Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Pemkot Mataram Izinkan Keluarga Ikuti Proses Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Regional
Jenazah Covid-19 Dimakamkan Tanpa Protokol, 2 Anggota Keluarga Positif Corona

Jenazah Covid-19 Dimakamkan Tanpa Protokol, 2 Anggota Keluarga Positif Corona

Regional
Sering Rapat dengan Banyak Orang, Sekda Grobogan Inisiatif Uji Swab, Hasilnya Positif

Sering Rapat dengan Banyak Orang, Sekda Grobogan Inisiatif Uji Swab, Hasilnya Positif

Regional
Secapa AD Tertutup, Dinkes Bandung Kesulitan Melakukan Tracing

Secapa AD Tertutup, Dinkes Bandung Kesulitan Melakukan Tracing

Regional
Walhi Sebut Industri Semen Baturaja Jambi Mengancam Manusia dan SDA

Walhi Sebut Industri Semen Baturaja Jambi Mengancam Manusia dan SDA

Regional
MPLS Tatap Muka SMA/SMK di Kota Tegal Tidak Dilanjutkan

MPLS Tatap Muka SMA/SMK di Kota Tegal Tidak Dilanjutkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X