Ibadah Natal di Gereja Carita Digelar Sederhana di Tengah Isu Tsunami Susulan

Kompas.com - 25/12/2018, 21:32 WIB
Jemaah melaksanakan ibadah Natal di Gereja Pantekosta Rahmat (GPR) Carita, Selasa (25/12/2018). Kecamatan Carita merupakan satu di antara wilayah terdampak tsunami Selat Sunda. KOMPAS.com/ACEP NAZMUDIN Jemaah melaksanakan ibadah Natal di Gereja Pantekosta Rahmat (GPR) Carita, Selasa (25/12/2018). Kecamatan Carita merupakan satu di antara wilayah terdampak tsunami Selat Sunda.

PANDEGLANG, KOMPAS.com - Ibadah Natal di Gereja Pantekosta Rahmat (GPR) dilaksanakan secara sederhana. Gereja yang berada di kawasan wilayah terdampak tsunami Selat Sunda ini melaksanakan Ibadah Natal Selasa (25/12/2018) Pukul 16.00 WIB.

"Tahun ini berbeda dengan Natal sebelumnya, ini pertama kali kita laksanakan di tengah bencana, kita rayakan dengan sederhana," kata Pendeta Rosman Anita Sitorus kepada Kompas.com, di GPR Carita, Selasa (25/12/2018).

Pendeta Rosman menyebut jemaah GPR Carita tercatat sekitar 200 hingga 250 orang jika sedang perayaan Natal. Mereka datang dari wilayah sekitar Carita seperti Labuan, Menes hingga Saketi.

Namun, pada natal ini, jemaah yang hadir tidak sampai setengahnya, hanya sekitar 80 orang saja. Menurut Rosman, sebagian besar jemaat masih masih berada di pengungsian, khawatir adanya tsunami susulan.

Baca juga: Suasana Haru dan Isak Tangis Iringi Ibadah Natal di Gereja Korban Tsunami Carita

Pantauan Kompas.com, pada Selasa (25/12/2018) setidaknya terdapat dua kali kabar air laut naik ke daratan. Pertama pada pagi hari sekitar pukul 11.00 WIB dan kedua pukul 16.00 WIB. Adanya kabar ini, membuat sebagian warga kembali mengungsi ke tempat aman.

Namun, di tengah adanya kabar tsunami susulan, sejumlah jemaat masih menyempatkan datang ke GPR Carita untuk melaksanakan ibadah Natal.

Satu di antaranya adalah Nikson Nababan, yang datang dari pengungsian di Pandeglang Kota, sekitar 40 kilometer jaraknya dari Carita.

"Kami juga manusia tentu ada rasa takut, khawatir sudah pasti, tapi kami harus datang ke sini untuk merayakan Natal setiap tanggal 25, ini harus kami lalui, kami yakin dan percaya Tuhan sudah punya rencana, pasti sudah diatur," ujar Nikson.

Baca juga: Arisan Keluarga di Pantai Carita, Seorang Warga Grogol Jadi Korban Tsunami

Nikson datang ke gereja ini bersama anak dan istrinya. Pada saat tsunami menerjang Pesisir Pandeglang pada Sabtu (22/12/2018) lalu, dirinya berada di rumahnya di Labuan yang berjarak 50 meter saja dari tepi pantai.

Untungnya, Nikson dan keluarganya, bisa selamat dan mengungsi ke kediaman anaknya di Pandeglang hingga hari ini.

Sementara jamaah lain, Uli, menyebut Natal tahun ini punya makna yang sangat dalam baginya. Ini adalah pengalaman pertama Uli melewati natal di tengah duka. Dua hari lalu, dirinya melewati hari di posko pengungsian bersama ratusan korban lainnya.

"Ini pengalaman pertama, was-was dan takut masih ada, tapi saya tetap percaya Tuhan melindungi kami," kata Uli.

Uli berharap bencana tsunami ini tidak hanya sekedar ujian, namun juga akan membuat semuanya lebih baik lagi kedepannya. "Natal tahun ini benar-benar dibentuk iman kita kepada Tuhan," pungkas dia.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Regional
Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Regional
Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Regional
Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Regional
Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Regional
Pungutan Masuk Sekolah Negeri hingga Jutaan Rupiah, Wali Murid Berharap Bisa Dicicil

Pungutan Masuk Sekolah Negeri hingga Jutaan Rupiah, Wali Murid Berharap Bisa Dicicil

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tangis Pengemudi Ojol dan Uang Rp 35.000 | WNI Tewas dalam Freezer di Kapal Berbendera China

[POPULER NUSANTARA] Tangis Pengemudi Ojol dan Uang Rp 35.000 | WNI Tewas dalam Freezer di Kapal Berbendera China

Regional
Fakta Mayat Guru SD Ditemukan di Ember, Dibunuh Tetangga dan Pelaku Kecanduan Film Porno

Fakta Mayat Guru SD Ditemukan di Ember, Dibunuh Tetangga dan Pelaku Kecanduan Film Porno

Regional
Kunjungi Huntara Lebak, Menteri PPPA Saksikan Sendiri Banyak Pengungsi Tak Pakai Masker

Kunjungi Huntara Lebak, Menteri PPPA Saksikan Sendiri Banyak Pengungsi Tak Pakai Masker

Regional
Sultan HB X Minta Masyarakat Tak Khawatir Soal Kondisi Merapi

Sultan HB X Minta Masyarakat Tak Khawatir Soal Kondisi Merapi

Regional
Eks Staf Ahli Ahok, Rian Ernest, Gagal Ikut Pilkada Batam Via Jalur Independen

Eks Staf Ahli Ahok, Rian Ernest, Gagal Ikut Pilkada Batam Via Jalur Independen

Regional
Fakta Komisioner KPU Dipecat karena Nikah Siri, Nikahi Anggota PPK dan Lakukan KDRT

Fakta Komisioner KPU Dipecat karena Nikah Siri, Nikahi Anggota PPK dan Lakukan KDRT

Regional
Jembatan Gantung Putus Saat Dilewati, Warga Sakit yang Ditandu Jatuh ke Sungai dan Meninggal

Jembatan Gantung Putus Saat Dilewati, Warga Sakit yang Ditandu Jatuh ke Sungai dan Meninggal

Regional
Fakta Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi, Didesain Putra Mahkota, Rampung Awal 2021

Fakta Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi, Didesain Putra Mahkota, Rampung Awal 2021

Regional
Akademi TNI dan Pemkot Magelang Disarankan Duduk Bareng, Ganjar: Toh Aset Pemerintah Bukan Pribadi

Akademi TNI dan Pemkot Magelang Disarankan Duduk Bareng, Ganjar: Toh Aset Pemerintah Bukan Pribadi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X