29 Jam Terombang-ambing di Lautan karena Mesin Kapal Mati, 6 ABK Ditemukan Lemas

Kompas.com - 08/12/2018, 23:06 WIB
Tim SAR Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara,  berhasil mengevakuasi 6  orang anak buah kapal  setelah terombang ambing di lautan karena mengalami mati mesin, Sabtu (8/12/2018) sore. Kapal kayu tersebut mengalami mati mesin dan mengalami kebocoran saat berangkat dari Pelabuhan Wanci, Wakatobi, menuju ke Taliabo, Maluku Utara.Dokumentasi SAR Wakatobi Tim SAR Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, berhasil mengevakuasi 6 orang anak buah kapal setelah terombang ambing di lautan karena mengalami mati mesin, Sabtu (8/12/2018) sore. Kapal kayu tersebut mengalami mati mesin dan mengalami kebocoran saat berangkat dari Pelabuhan Wanci, Wakatobi, menuju ke Taliabo, Maluku Utara.

WAKATOBI, KOMPAS.com –Tim SAR Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, berhasil mengevakuasi 6 orang anak buah kapal setelah terombang-ambing di lautan karena mengalami mati mesin, Sabtu (8/12/2018) sore.

Kapal kayu tersebut mengalami mati mesin dan mengalami kebocoran saat berangkat dari Pelabuhan Wanci, Wakatobi, menuju ke Taliabo, Maluku Utara.

“Kapal tersebut ditemukan di perairan Ereke (Kabupaten Buton Utara). Pukul 14.55 Tim SAR Wakatobi menemukan kapal tersebut dengan kondisi mati mesin karena kapal tersebut mengalami kebocoron dan masih bisa diantisipasi kebocorannya,” kata Kepala Badan SAR Nasional Kendari, Djunaidi, Sabtu (8/12/2018).

Kapal motor tersebut mengalami kebocoran dan mati mesin pada Jumat (7/12/2018) di perairan Menui, Wakatobi.


Setelah melakukan pencairan selama 29 jam, tim SAR menemukan kapal kayu tersebut tengah terombang ambing di lautan karena mati mesin.

Menurut Djunaidi, saat kapal tersebut ditemukan, enam orang di atas kapal ditemukan dengan keadaan fisik yang sudah lemas karena menahan lapar dan haus.

“Waktu ditemukan, seluruh penumpang dalam kondisi melemah karena sudah tidak makan. Tim SAR telah membawa persediaan logistik untuk mereka,” ujarnya.

Djunaidi menambahkan, seluruh anak buah kapal yang ditemukan tersebut kemudian dievakuasi menuju ke Pulau Wanci, Wakatobi. 




Close Ads X