Perkara Bonus, Driver Grab Berbondong-bondong Beralih ke Go-Jek

Kompas.com - 03/12/2018, 14:28 WIB
Massa driver GrabBike yang unjuk rasa di kantor Grab Indonesia di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan dikawal ratusan aparat kepolisian. Kamis (5/1/2017) Kompas.com/Robertus BelarminusMassa driver GrabBike yang unjuk rasa di kantor Grab Indonesia di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan dikawal ratusan aparat kepolisian. Kamis (5/1/2017)

MALANG, KOMPAS.com - Puluhan driver ojek online Grab di Kota Malang beralih ke Go-Jek, Senin (3/12/2018). Alasannya, pendapatan yang didapat dari menjadi driver Grab semakin menurun. Berbeda dengan di Go-Jek yang dinilai masih lebih tinggi.

Para driver Grab pun berbondong - bondong mendatangi kantor Manajemen Go-Jek Kota Malang di Jalan Laksamana Martadinata, Kota Malang untuk mendaftar.

Sementara itu, penurunan pendapatan itu seiring dengan turunnya bonus yang diberikan kepada driver. Untuk medapatkan bonus minimal Rp 50.000, seorang driver Grab harus menghasilkan 200 berlian.

Bonus berikutnya adalah Rp 80.000 dengan 265 berlian, Rp 130.000 dengan 350 berlian dan Rp 180.000 dengan 400 berlian.


Baca juga: Tujuh Jam Demo Tak Ditemui, Driver Grab Ancam Buat Demo Lanjutan

Sedangkan, satu kali antar Grab Bike bernilai 10 berlian untuk jarak tempuh kurang dari 10 kilometer. Dengan begitu, untuk mencapai bonus minimal, seorang driver harus menjalani 20 kali Grab Bike.

Sementara untuk Grab Food bernilai 30 berlian dan Grab Express bernilai 12 berlian.

Rizal, salah satu driver Grab yang beralih ke Go-Jek mengatakan, penerapan bonus itu turun dari sebelumnya. Menurutnya, bonus Go-Jek lebih besar. Di Go-Jek, 20 kali antar jemput penumpang mendapatkan bonus Rp 80.000. Selisih Rp 30.000 dibandingkan Grab.

"Grab memang lebih murah bagi penumpang, tapi bonusnya juga murah," katanya.

Awalnya, saat penerapan bonus tidak menerapkan sistem berlian, bonus yang didapatkannya sangat banyak. Sehari, ia bisa menghasilkan Rp 200.000. Namun, saat ini penggasilannya menurun karena target untuk mendapatkan bonus semakin tinggi.

Baca juga: Kata Nadiem ke Driver Grab-Uber, Gabung ke Go-Jek jika Mau Bela Negara

"Sekarang semakin sulit. Cari Rp 100.000 aja sulit," katanya.

Mika, salah satu driver Grab lainnya yang ikut pindah ke Go-Jek mengeluhkan penerapan bonus yang kerap berubah di Grab.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X