Muncul di Permukiman, Seekor Harimau Ditembak dengan Bius

Kompas.com - 29/08/2018, 10:46 WIB
Ilustrasi harimau VIA Indianexpress Ilustrasi harimau

PADANG, KOMPAS.com - Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat menangkap seekor harimau yang muncul ke permukiman warga di daerah Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang, Sumatera Barat, Selasa (28/8/2018) malam.

Sebelum ditangkap, harimau tersebut terlebih dahulu dilumpuhkan dengan tembakan bius.

"Setelah mendapat telepon dari warga yang melihat kemunculan harimau tersebut, kami langsung meluncur ke lokasi. Kami sempat melakukan pengintaian selama 15 menit sebelum menangkap," ujar Kasat Polhut BKSDA Sumbar Zulmi Gusrul, Selasa (28/8/2018).

Menurut dia, usia dari harimau tersebut diperkirakan sekitar dua tahun dan berjenis kelamin jantan. Menurut Zulmi harimau tersebut muncul ke pemukiman warga untuk mencari mangsa.

"Kemungkinan harimau tersebut sudah dipisahkan oleh induknya untuk mandiri dan mencari mangsa sendiri," katanya.

Zulmi mengimbau, masyarakat agar tidak membuat ladang yang terlalu dekat ke hutan tempat habitat harimau tersebut. Hal ini dilakukan agar habitat harimau tidak terganggu.

"Untuk berapa jumlah harimau tersebut, kami tidak mengetahui karena kami belum melakukan survei," ujarnya.

Menurut Zulmi, harimau yang ditangkap ini akan dilakukan pengecekan. Jika kondisinya sehat akan dikembalikan ke habitatnya. Namun jika kondisinya sakit akan dilakukan perawatan.



Terkini Lainnya

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Regional
Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Regional
Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Regional
Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

Regional
Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Regional
Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Regional
2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

Regional
Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Regional
Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Regional
Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Regional
WN, Tersangka Kasus Hoaks 'Server KPU Diatur' Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

WN, Tersangka Kasus Hoaks "Server KPU Diatur" Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

Regional
Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Regional

Close Ads X