Kompas.com - 28/08/2018, 08:20 WIB
Ahmad Dhani menghadiri sidang kasus ujaran kebencian di PN Jakarta Selatan, Senin (20/8/2018). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanAhmad Dhani menghadiri sidang kasus ujaran kebencian di PN Jakarta Selatan, Senin (20/8/2018).

KOMPAS.com - Berita terpopuler di Kompas.com menghadirkan sejumlah topik, antara lain tentang kematian Bripka Faisal di Aceh oleh gerombolan perompak Setan Botak.

Selain itu, dua berita tentang atlet Indonesia yang berlaga di Asian Games 2018 cukup menyita perhatian pembaca. Berita fakta-fakta penolakan Ahmad Dhani di Surabaya juga masih menarik untuk diikuti. 

Berikut 5 berita terpopuler di Kompas.com pada hari Senin (28/8/2018).

1. Perompak Setan Botak di Aceh membunuh polisi

Siti Nur Rahmi (27) tak kuasa menahan tangis saat menyaksikan prosesi pemakaman, jenazah suaminya Bripka Faisal, di Desa Rambong, Kemukiman Beuracan, Kecamatan Meurudue, Kabupaten Pidie Jaya, Minggu (27/8/2018)KOMPAS.com/Masriadi Sambo Siti Nur Rahmi (27) tak kuasa menahan tangis saat menyaksikan prosesi pemakaman, jenazah suaminya Bripka Faisal, di Desa Rambong, Kemukiman Beuracan, Kecamatan Meurudue, Kabupaten Pidie Jaya, Minggu (27/8/2018)

Gerombolan perompak Setan Botak diketahui sering menyelundupkan narkoba melalu jalur pesisir pantai di Aceh Utara. Gerombolan ini memiliki kode huruf "R" yang ditulis di lambung kapal milik mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tindakan kriminal itupun tercium aparat kepolisian. Bripka Faisal dan Bripka Firmansyah pun ditunjuk untuk melakukan pengintaian si Setan Botak.

Namun, saat melakukan penyisiran di Pantai Bantayan, Bripka Faisal bertemu dengan gerombolan tersebut. Bripka Faisal dikeroyok dan meninggal dunia dengan luka-luka di bagian wajah, perut dan bahu.

Kejadian pada hari Sabtu (25/8/2018) itu segera ditindaklanjuti oleh polisi Aceh Utara dan Polda Aceh. Kurang dari 24 jam polisi berhasil meringkus gerombolan pembunuh Bripka Faisal. Satu diantaranya tewas diterjang timah panas.

Baca berita selengkapnya di sini

2. Kisah Jafro "si anak petani" Megawanto, peraih medali emas Asian Games 2018

Penerbang putra Indonesia, Jafro Megawanto mencetak nilai sempurna 0,00 di babak keempat nomor Ketepatan Mendarat cabang Paralayang Asian Games 2018 di  Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/8/2018).ANTARA FOTO/INASGOC/TAGOR SIAGIAN Penerbang putra Indonesia, Jafro Megawanto mencetak nilai sempurna 0,00 di babak keempat nomor Ketepatan Mendarat cabang Paralayang Asian Games 2018 di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/8/2018).

Jafro Megawanto adalah artis paralayang asal Kota Batu Malang, Jawa Timur. Dirinya berhasil menggondol medali emas untuk nomor akurasi beregu pria paralayang pada hari Kamis (23/8/2018) di Gunung Mas, Puncak, Jawa Barat.

Di balik prestasi tersebut, kisah Jafro untuk menjadi atlet profesional dan berprestasi ternyata menarik untuk ditelusuri. Sebagai anak seorang petani dengan kendala ekonomi yang berat, Jafro berhasil menjadi juara.

Sang ibu pernah memintanya untuk berhenti menekuni olah raga kesukaannya tersebut. Namun, Jafro memilih untuk bertahan dan mencari uang saku sebagai tukang lipat parasut agar tidak membebani kedua orangtuanya.

Hasil tidak akan pernah mengkhianati proses. Usaha keras Jafro pun membuahkan hasil manis.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.