Cerita Paskibra di Asmat Diantar dengan Kendaraan Roda Tiga Pengangkut Sampah

Kompas.com - 19/08/2018, 08:01 WIB
Kendaraan yang digunakan untuk mengangkut Paskibra di Asmat KOMPAS.com/Irsul Panca AditraKendaraan yang digunakan untuk mengangkut Paskibra di Asmat

ASMAT, KOMPAS.com - Raut sukacita bercampur tegang menghiasi wajah para anggota pasukan pengibar bendera dalam peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Jumat (17/8/2018).

Saat itu, mereka sedang bersiap untuk menjalankan tugas di Dermaga Pelabuhan Laut Agats yang dijadikan sebagai lapangan upacara pagi itu.

Tak ada pula raut malu atau sedih ketika mereka harus diangkut dengan kendaraan roda tiga yang dilengkapi bak di belakang.

Kendaraan roda tiga itu digunakan untuk mengangkut 43 pasukan pengibar bendara peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Asmat, Papua.

Ya, bila di daerah lain anggota Paskibra diangkut menggunakan bus atau kendaraan roda empat lainnya, di Asmat mereka diangkut dengan kendaraan roda tiga ini, mulai dari tempat karantina hingga ke lokasi upacara.

Kendaraan ini milik Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Asmat yang sehari-hari digunakan untuk mengangkut sampah warga khususnya di Kota Agats yang merupakan ibu kota Kabupaten Asmat.

Meski harus menggunakan kendaraan sampah ini, tetapi semangat mereka tak luntur. Para pengibar bendera pun menjalankan tugasnya dengan baik dalam upacara kenaikan bendera maupun penurunan bendera.

Bupati Asmat Elisa Kambu mengaku bangga dengan perjuangan para pengibar bendera dan pelatihnya. Pasikbra ini dilatih personel Koramil Agats dibawa pimpinan Kapten Hermanus Kopong.

"Terima kasih kepada pelatih dan seluruh anggota paskibra yang telah menjalankan tugasnya dengan baik," katanya.

Pengibaran dan penurunan bendera merah putih dilakukan oleh Moses Jipimpit, Marlince Manamces dan Lucas Ats Daukari. Moses dan Marlince merupakan pelajar SMA Negeri 1 Agats, sedangkan Lucas pelajar SMA Negeri Atsj.

Kota Agats sendiri dikelilingi sungai sehingga kita seakan hidup di atas udara. Jalanan berbeton dan lebarnya hanya 4 meter.

Di kota ini hanya ada kendaraan roda dua, itupun bukan berbahan bakar bensin atau petralet, tetapi motor listrik.

Warga, pegawai, pejabat setempat mau tidak mau harus menggunakan motor listrik dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kendaraan dinas Bupati Asmat Elisa Kambu dan Wakil Bupati Thomas Eppe Safanpo juga berupa motor listrik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X