Lombok Berduka, Bupati Dompu Hentikan Euforia HUT RI ke-73 - Kompas.com

Lombok Berduka, Bupati Dompu Hentikan Euforia HUT RI ke-73

Kompas.com - 10/08/2018, 16:53 WIB
Bupati Dompu, H Bambang M Yasin.KOMPAS.com/Syarifudin Bupati Dompu, H Bambang M Yasin.

DOMPU, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat ( NTB), menghentikan euforia perayaan Hari Kemerdekaan ke-73 RI tahun 2018.

Keputusan ini diambil demi menghormati duka yang dialami korban gempa bumi di Lombok, NTB.

"Penghentian euforia HUT ke-73 RI ini ditindaklanjuti dengan surat edaran Bupati, H Bambang M Yasin," kata Kepala Bagian Humas Setda Dompu, Ardhyansyah, Jumat (10/8/2018).

Ardhyansyah mengatakan, beberapa kegiatan yang dihentikan sementara seperti pertandingan olahraga, hiburan, dan lainya. Sementara upacara detik-detik proklamasi, tetap dilaksanakan.

Baca juga: [FAKTA] PT Pos Indonesia Gratiskan Pengiriman Bantuan ke Lombok

"Keputusan ini diambil untuk menghormati duka korban gempa di Lombok. Bupati meminta seluruh kegiatan sosial itu difokuskan pada penggalangan dana untuk membantu korban gempa," tuturnya.

Edaran tersebut, sambung dia, diharapkan ditindaklanjuti masyarakat, untuk tidak melakukan euforia di tengah musibah yang melanda para korban.

“Penghentian ini bersifat sementara sampai ada pemberitahuan lebih lanjut," tutur Ardhyansyah.

Untuk mengormati warga Pulau Lombok yang berduka, Bupati Bambang menginstruksikan kepada seluruh OPD untuk menggelar do’a dan dzikir bersama.

"Bupati juga meminta untuk melakukan shalat gaib di seluruh masjid seusai shalat Jumat, khusus untuk korban gempa yang meninggal dunia," pungkasnya.

Kompas TV Gempa susulan bermagnitudo 6,2 mengguncang Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali, Kamis (9/8).

ad


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Megapolitan
Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Megapolitan
Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Megapolitan
Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Nasional
Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Edukasi
Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Megapolitan
Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Internasional
Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Edukasi
Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Megapolitan
Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Nasional
Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Megapolitan
Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan 'Diadopsi' Kampus di China

Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan "Diadopsi" Kampus di China

Internasional
Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas  Bekasi

Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas Bekasi

Megapolitan
Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Nasional
Close Ads X