Bandara Ngurah Rai Alami Kerusakan Ringan Akibat Gempa Lombok - Kompas.com

Bandara Ngurah Rai Alami Kerusakan Ringan Akibat Gempa Lombok

Kompas.com - 05/08/2018, 20:27 WIB
Ilustrasi gempa bumiShutterstock Ilustrasi gempa bumi

DENPASAR, KOMPAS.com - Gempa yang mengguncang Lombok utara pada Minggu (5/8/2018) terasa hingga ke Bali. Bahkan menimbulkan kerusakan di sejumlah fasilitas umum salah satu menimpanya Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali.

Gempa berdurasi kurang lebih 1 menit tersebut menyebabkan kerusakan ringan.

"Ada beberapa kerusakan minor di plafon Gedung Terminal karena guncangan yang cukup kuat," kata Humas Angkasa Pura I Arie Ahsanurrohim, Minggu malam. Pihak sendiri akan segera melakukan perbaikan secepatnya.

Aktifitas bandara sendiri tetap berjalan normal walau ada kerusakan akibat gempa.

"Akan dilakukan perbaikan secepatnya kurang dari 24 jam, karena tidak terkait struktur bangunan. Kami Angkasa Pura I meminta maaf atas ketidaknyamanan di area gedung terminal selama masa pembersihan dan perbaikan di gedung terminal," kata Arie.

Sebelumnya gempa dengan magnitudo 6,8 dengan pusat gempa di darat dengan kedalaman 10 km pada 27 km Timur Laut Lombok Utara Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 WIB. 

Selanjutnya BMKG telah melakukan pemutakhiran gempa dengan magnitudo 7 pada kedalaman 15 km.

Pusat gempa 18 km Barat Laut Lombok Timur NTB. Gempa berpotensi tsunami. Peringatan dini tsunami telah diaktivasi. Potensi tsunami terjadi di pantai Lombok Barat bagian utara dengan status waspada dan pantai Lombok Timur bagian Utara dengan status Waspada.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Cuaca Panas Ekstrem di Seluruh Australia Capai 45 Derajat Celsius

Cuaca Panas Ekstrem di Seluruh Australia Capai 45 Derajat Celsius

Internasional
14 Jenazah Korban Longsor Gowa Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Jadi 25

14 Jenazah Korban Longsor Gowa Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Jadi 25

Regional
Jet Tempur China Melintas Dekat Taiwan, Taipei: Tetap Tenang

Jet Tempur China Melintas Dekat Taiwan, Taipei: Tetap Tenang

Internasional
Pakar Hukum: Syarat Ikrar Setia NKRI Berlaku untuk Bebas Bersyarat Ba'asyir

Pakar Hukum: Syarat Ikrar Setia NKRI Berlaku untuk Bebas Bersyarat Ba'asyir

Nasional
Pelatihan Etiket di Turki Anjurkan Perempuan Tidak Menjilat Es Krim

Pelatihan Etiket di Turki Anjurkan Perempuan Tidak Menjilat Es Krim

Internasional
Hasil Otopsi Dinyatakan Selesai, Jenazah IA Diserahkan ke Keluarga

Hasil Otopsi Dinyatakan Selesai, Jenazah IA Diserahkan ke Keluarga

Regional
Isu Penculikan Anak SD Hebohkan Warga Ruteng Flores

Isu Penculikan Anak SD Hebohkan Warga Ruteng Flores

Regional
Di Jakarta, Nyamuk Aedes Aegypti Kerap Gigit Anak-anak Saat Sekolah

Di Jakarta, Nyamuk Aedes Aegypti Kerap Gigit Anak-anak Saat Sekolah

Megapolitan
Soal Perubahan Status Kawasan Cagar Alam, Bupati Garut Minta KLHK Tegas dalam Penegakan Hukum

Soal Perubahan Status Kawasan Cagar Alam, Bupati Garut Minta KLHK Tegas dalam Penegakan Hukum

Regional
Hari Ini, Malaysia Memilih Sultan Baru

Hari Ini, Malaysia Memilih Sultan Baru

Internasional
AS: Kami Tak Mengakui Rezim Maduro sebagai Pemerintah Sah Venezuela

AS: Kami Tak Mengakui Rezim Maduro sebagai Pemerintah Sah Venezuela

Internasional
Kapolda Sumsel: Otak Pembunuhan IA Mudah-mudahan Tertangkap Hidup

Kapolda Sumsel: Otak Pembunuhan IA Mudah-mudahan Tertangkap Hidup

Regional
Pemilik Nama Mirip Presiden dan Wapres Bisa Makan Gratis di Sini

Pemilik Nama Mirip Presiden dan Wapres Bisa Makan Gratis di Sini

Megapolitan
6 Fakta Pembunuhan IA yang Dibakar di Ogan Ilir, Pelaku Pesta Sabu Sebelum Eksekusi hingga Dipicu Masalah Utang

6 Fakta Pembunuhan IA yang Dibakar di Ogan Ilir, Pelaku Pesta Sabu Sebelum Eksekusi hingga Dipicu Masalah Utang

Regional
Bertemu Pengusaha Beras, Jokowi Minta Masukan

Bertemu Pengusaha Beras, Jokowi Minta Masukan

Nasional

Close Ads X