Jika Menangi Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Akan Peluk Istri 20 Detik

Kompas.com - 27/06/2018, 12:27 WIB
Ridwan Kamil usai melakukan pencoblosan di TPS 21 RT 03 RW 08 Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Rabu (27/6/2018) pagi. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIRidwan Kamil usai melakukan pencoblosan di TPS 21 RT 03 RW 08 Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Rabu (27/6/2018) pagi.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kandidat Gubernur Jawa Barat nomor urut 1 Ridwan Kamil akan melakukan ritual memeluk istri selama 20 detik jika memenangi Pilkada Jawa Barat 2018.

Memeluk istri memang sudah jadi kebiasaannya bahkan sebelum menjadi Wali Kota Bandung.

"Jika menang sepenuhnya tidak ada ritual khusus ya. Kecuali kalau Persib menang saya digunduli. Tapi kalau Pilkada paling berpelukan 20 detik dengan istri saja, sambil berdoa bersyukur kepada Allah dengan sujud syukur, itu pribadi kami," kata Ridwan saat ditemui di kediamannya, Jalan Cigadung, Kota Bandung, Rabu (27/6/2018).

Selain itu, ia pun akan menghubungi semua pasangan calon terlepas hasilnya menang atau kalah. Kebiasaan itu juga ia lakukan sewaktu memenangi Pilkada Kota Bandung 2013 lalu.

"Tentu kalau menang, kita kontak satu-satu untuk meminta maaf dan untuk kembali membangun Jabar. Masing-masing punya basis dukungan kalau sudah menang kan tentunya gubernur semua rakyat Jabar, bukan gubernurnya paslon tertentu," tuturnya.

Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum rencanya akan memantau proses penghitungan cepat (quick count) Pilkada Jabar 2018 di Hotel Papandayan, Jalan Gatot Subroto, Bandung. 

Litbang Kompas juga melakukan hitung cepat untuk Pilkada Jabar 2018 yang bisa Anda simak melalui halaman khusus Pilkada Jabar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X