Kompas.com - 13/06/2018, 08:44 WIB
Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung saat memantau aktivitas kendaraan di Jalur Nagreg pada H-6 Lebaran, Sabtu (9/6/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIPetugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung saat memantau aktivitas kendaraan di Jalur Nagreg pada H-6 Lebaran, Sabtu (9/6/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung memprediksi puncak arus mudik yang melintasi jalur Nagreg menuju Garut, Tasikmalaya, hingga Jawa Tengah terjadi pada Rabu (H-2) Lebaran.

"Berdasarkan catatan kami dalam pantauan traffic setiap harinya terus terjadi peningkatan, tapi prediksi kami sejak awal pada H-2," ujar Penanggung Jawab Posko Pencatatan Induk Nagreg Dishub Kabupaten Bandung, Isnuri, di Nagreg, Selasa (12/6/2018).

Ia mengatakan, pada Senin tercatat 80.849 kendaraan melintasi jalur Nagreg. Sementara pada Selasa hingga pukul 14.00 WIB mencapai 50.657 kendaraan.

Jumlah tersebut akan terus bertambah, mengingat penutupan pencatatan hingga pukul 00.00 WIB.

Baca juga: Mbok, Aku Mudik Mung Gowo Roti, Durung Iso Gowo Calon Mantu

Sementara puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu, hal ini sehubungan dengan mulai liburnya para pekerja di pabrik serta sebagian karyawan swasta lainnya.

"Di Nagreg tetap, puncak arus mudik pada H-2, kalau merujuk catatan tiap tahunnya. Dan hari ini (Selasa) terakhir pegawai pabrik kerja," tutur dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan pantauan, arus lalu lintas di Nagreg masih terlihat ramai lancar bahkan terkesan lengang. Simpul kemacetan menuju Nagreg hanya terjadi di kawasan Pabrik di Rancaekek.

Menurut Isnuri, dibanding 2017, karakteristik mudik di Nagreg pada tahun ini berbeda. Salah satu faktornya yakni panjangnya waktu libur sebelum Idul Fitri.

Baca juga: Mudik Lancar, Tangerang-Solo 11 Jam Lewat Pantura

Hal tersebut membuat pemudik memiliki banyak opsi untuk pulang ke kampung halamannya.

Pada 2017, tepatnya tiga hari menjelang lebaran, antrean kendaraan sudah terjadi sebelum Polsek hingga Cagak Nagreg menuju limbangan Garut. Kendaraan yang tercatat pun mencapai 124.193 kendaraan.

"Jadi di Nagreg itu, dikatakan puncak, apabila dalam satu hari mencapai 120-150 ribu kendaraan," katanya.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.