Seorang Ustaz Meninggal Saat Beri Ceramah Shalat Tarawih

Kompas.com - 22/05/2018, 15:23 WIB
Sejumlah kerabat melayat ustaz yang meninggal dunia saat sedang ceramah shalat tarawih di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Selasa (22/5/2018). KOMPAS.com / ABDUL HAQSejumlah kerabat melayat ustaz yang meninggal dunia saat sedang ceramah shalat tarawih di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Selasa (22/5/2018).

JENEPONTO, KOMPAS.com - Jemaah Masjid Komplek BTN Turatea Permai, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan peristiwa meninggalnya ustaz yang sedang membawa ceramah tarawih di atas mimbar.

Sang ustaz langsung terjatuh dan dievakuasi oleh jemaah tarawih, namun nyawanya tidak tertolong.

Peristiwa yang menimpa Ustaz Suhardi Daeng Lurang (50), warga Kampung Tamanroya, Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, ini terjadi pada Senin (21/5/2018) pukul 20.30 Wita.

Saat itu, Ustaz Suhardi tengah membawakan ceramah tarawih sebagaimana rutinintasnya pada bulan Ramadhan. Namun, ceramah langsung berhenti dan Ustaz Suhadri tiba-tiba terjatuh dari atas mimbar.

"Ustaz sedang bawa ceramah tarawih dan langsung jatuh pingsan tiba-tiba. Kami langsung antar beliau ke rumah sakit tapi sudah meninggal katanya karena penyakit jantung," kata Firman, salah seorang jemaah tarawih.

Baca juga: Mobilnya Masuk Jurang 10 Meter, Seorang Ustaz Gagal Ceramah Ramadhan

Jasad Ustaz Suhardi kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Almarhum diketahui meninggalkan dua orang istri dan lima orang anak.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Regional
APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Regional
Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Regional
Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Regional
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Regional
Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Regional
Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Regional
Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Regional
Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Regional
8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Regional
Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X