Risma Kaget Pelaku Bom 3 Gereja Surabaya adalah Keluarga Mapan - Kompas.com

Risma Kaget Pelaku Bom 3 Gereja Surabaya adalah Keluarga Mapan

Kompas.com - 14/05/2018, 15:32 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (tengah) meninjau di lokasi ledakan di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel Madya, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5). Korban meninggal dunia sebanyak 11 orang dan 41 orang korban luka-luka akibat ledakan di tiga lokasi gereja pada waktu yang hampir bersamaan di Surabaya. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (tengah) meninjau di lokasi ledakan di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel Madya, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5). Korban meninggal dunia sebanyak 11 orang dan 41 orang korban luka-luka akibat ledakan di tiga lokasi gereja pada waktu yang hampir bersamaan di Surabaya.

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku terkejut dengan latar belakang satu keluarga pelaku peledakan bom di Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/5/2018).

Risma mengatakan, keluarga tersebut merupakan warga Surabaya dan datang dari latar belakang ekonomi yang baik.

"Saya percaya bahwa warga Surabaya itu warga yang sangat toleran. Saya waktu itu tidak percaya karena itu saya mencoba mencari data dengan database kita tentang elektronik KTP dan ternyata kami temukan bahwa dia orang Surabaya," tuturnya di Rungkut, Surabaya, Minggu (13/5/2018), seperti ditayangkan di KompasTV.

"Terus terang saya surprise mereka tinggal di sini dan kondisinya mapan. Biasanya yang kita tahu, kondisinya tinggal di kos-kosan dan terbatas. Tetapi ini kondisinya sangat mapan," tambahnya kemudian.

Baca juga: Cerita Juru Parkir GKI Surabaya, Lihat Wanita dan 2 Anak Pakai Rompi Sebelum Ledakan

Ke depannya, Risma mengatakan akan mengambil langkah-langkah antisipasi hal ini terulang kembali.

"Saya sudah membuat edaran kepada RT/RW tentang kalau ada orang baru, tidak dikenal, diharap Pak RT dalam 1x24 jam lapor ke pemerintah kota. Kemudian kami juga melakukan upaya sosialisasi dengan masyarakat, RT/RW untuk medeteksi dini kejadian seperti ini. Kami undang dari Polri, TNI, Kejaksaan sehingga bisa diantisipasi sejak dini," ungkapnya.

Sebelumnya, Risma mengaku ditelepon Pak Kapolres untuk membantu lampu penerangan di kawasan Rungkut tempat rumah keluarga Dita, pelaku bom di tiga gereja di Surabaya, yang kondisinya gelap.

Baca juga: Kakak Beradik Meninggal karena Bom, Tak Ada Lagi Gandengan Tangan ke Gereja

Risma mengakui bahwa Pemkot Surabaya kecolongan karena ada warganya yang melakukan aksi bom bunuh diri hingga menyebabkan belasan orang tewas.

"Terus terang iya (kecolongan). Saya sempat enggak percaya, apalagi yang melakukan orang Surabaya sendiri. Kami punya datanya," ungkapnya.


 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

5 BERITA TERPOPULER NUSANTARA: Tamparan Edy hingga Penyekapan Siswi Madrasah

5 BERITA TERPOPULER NUSANTARA: Tamparan Edy hingga Penyekapan Siswi Madrasah

Regional
Jabodetabek Diprediksi Cerah dan Berawan Hari Ini

Jabodetabek Diprediksi Cerah dan Berawan Hari Ini

Megapolitan
Lama Tak Sentuh Istri, Pria Ini Setubuhi Gadis Keterbelakangan Mental di Kelenteng

Lama Tak Sentuh Istri, Pria Ini Setubuhi Gadis Keterbelakangan Mental di Kelenteng

Regional
Ada Suporter Tewas, Gubernur DKI Imbau Jakmania Tetap Tenang

Ada Suporter Tewas, Gubernur DKI Imbau Jakmania Tetap Tenang

Megapolitan
Dana Awal Kampanye, Jokowi-Ma'ruf Rp11 Miliar, Prabowo-Sandiaga Rp2 Miliar

Dana Awal Kampanye, Jokowi-Ma'ruf Rp11 Miliar, Prabowo-Sandiaga Rp2 Miliar

Nasional
Siapa Pun Dilarang Bawa HP Saat Bertemu Para Bupati Ini, Bahkan Kapolres...

Siapa Pun Dilarang Bawa HP Saat Bertemu Para Bupati Ini, Bahkan Kapolres...

Regional
'Indahnya Tanah Gayo di Takengon, Semua Stres Hilang Sejenak'

"Indahnya Tanah Gayo di Takengon, Semua Stres Hilang Sejenak"

Regional
Honda CR-V Jatuh dari Jembatan Emas, 2 Korban Selamat Dirawat Intensif

Honda CR-V Jatuh dari Jembatan Emas, 2 Korban Selamat Dirawat Intensif

Regional
10 Orang Ditangkap Terkait Pengeroyokan Suporter di Stadion GBLA

10 Orang Ditangkap Terkait Pengeroyokan Suporter di Stadion GBLA

Regional
Kronologi Pengeroyokan Suporter hingga Tewas Jelang Laga Persib Vs Persija

Kronologi Pengeroyokan Suporter hingga Tewas Jelang Laga Persib Vs Persija

Regional
Ridwan Kamil: Turut Berduka untuk Suporter yang Meninggal Tadi Siang

Ridwan Kamil: Turut Berduka untuk Suporter yang Meninggal Tadi Siang

Regional
Soal “WO” SBY di Festival Kampanye Damai, Ini Kata Ketum Golkar

Soal “WO” SBY di Festival Kampanye Damai, Ini Kata Ketum Golkar

Nasional
Sekjen PKB Sebut Ketua Kadin dan Hipmi Gabung Tim Sukses Jokowi-Ma'ruf

Sekjen PKB Sebut Ketua Kadin dan Hipmi Gabung Tim Sukses Jokowi-Ma'ruf

Nasional
Sandiaga Sebut Lapangan Kerja dan Harga Bahan Pokok Jadi Materi Kampanye

Sandiaga Sebut Lapangan Kerja dan Harga Bahan Pokok Jadi Materi Kampanye

Nasional
Suami Tusuk Pria yang Disangka Selingkuhan Istrinya hingga Tewas

Suami Tusuk Pria yang Disangka Selingkuhan Istrinya hingga Tewas

Regional
Close Ads X