Bawa Sabu dan Ekstasi dari Malaysia, BNN Tembak Mati 2 Bandar Narkoba

Kompas.com - 09/05/2018, 17:39 WIB
Salah satu tersangka bandar narkoba yang ditembak mati BNN Sumsel, ketika berada diruang kamar jenazah RS Bhayangkara Palembang KOMPAS.com/ Aji YK PutraSalah satu tersangka bandar narkoba yang ditembak mati BNN Sumsel, ketika berada diruang kamar jenazah RS Bhayangkara Palembang

PALEMBANG, KOMPAS.com - Dua tersangka bandar narkoba inisial H warga Balelang dan Y warga Cakung, Jakarta Timur ditembak mati Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Selatan.

Mereka kedapatan membawa tiga kilogram sabu dan 5.000 butir pil ekstasi dari Malaysia, Rabu (9/5/2018).

Sementara, dua orang rekannya berinisial O dan S yang diketahui sebagai warga Palembang ditangkap dalam kondisi hidup.

Penangkapan bermula, saat BNN Sumsel mendapatkan informasi, ada pengiriman narkoba yang masuk dari Malaysia melalui jalur laut.

Baca juga : Dua Calon Penumpang Lion Air Kedapatan Bawa 2 Kilogram Sabu di Selangkangan

Merekapun akhirnya langsung bergerak dan menyelurusi kawasan Tanjung Api-aPi (TAA), Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Begitu sampai di lokasi, petugas mencium gerak-gerik mencurigakan dari pelaku. Mereka pun langsung menangkap pelaku.  

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dua pelaku Y dan H ketika itu melakukan perlawanan kepada petugas, hingga merekapun terpaksa ditembak mati. Sedangkan O dan S langsung menyerah tanpa perlawanan.

“Kami ambil tindakan tegas, kepada tersangka jika melawan. Tetapi setelah ditembak dan akan dibawa ke rumah sakit, pelaku dinyatakan meninggal,” kata Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan, di RS Bhayangkara Palembang.

Baca juga : Mengenal Jerry, Anjing K-9 Jagoan Polda Metro Jaya Melacak Sabu...

Dia menjelaskan, dari hasil keterangan O dan S, sabu tersebut dibawa melalui Pelabuhan Batam dan akan diedarkan di Palembang.

Keempat pelaku menggunakan modus dengan mengemas seluruh narkoba itu memakai kotak teh cina agar tidak diketahui petugas.

“Kita akan kembangkan siapa jaringan mereka di Palembang," pungkasnya.

Kompas TV Sabu yang dimusnahkan adalah hasil sitaan sejumlah kasus.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X