Atraksi Dilindas Mobil Berakhir Tragis, Seorang Santri Tewas

Kompas.com - 05/05/2018, 11:01 WIB
Atraksi mobil dan motor melindas tubuh manusia berujung pada perstiwa tragis. Salah satu santri yang menjadi peserta aksi meninggal dunia. Tribun Kaltim/GEAFRY NECOLSENAtraksi mobil dan motor melindas tubuh manusia berujung pada perstiwa tragis. Salah satu santri yang menjadi peserta aksi meninggal dunia.

TANJUNG REDEB, KOMPAS.com - Seorang santri dikabarkan tewas setelah terlibat dalam atraksi dilindas mobil dalam acara wisuda siswa MTS Al Kholil di Pondok Pesantren Al Kholil Berau, Kalimantan Timur, Kamis (4/5/2018).

Dalam acara yang dihadiri oleh Bupati Berau Muharram ini, ada enam santri yang terlibat dalam atraksi, yakni Rangga, Jodi, Khairul, Ambar, Asdar, dan M Nur.

Mereka tampak baik-baik saja ketika tubuh mereka dilindas motor trail. Namun, tidak demikian setelah atraksi berlanjut dengan menggunakan mobil bak terbuka.

Setelah sisi kiri mobil melewati tubuh mereka, empat santri langsung berdiri, sementara Rangga dan Jodi tak sadarkan diri.


Keduanya lalu dilarikan ke RSUD Abdul Rivai untuk mendapatkan perawatan. Namun, nyawa Rangga tak terselamatkan.

Ketua Panitia Perpisahan Santri Al Kholil, Rohim, mengaku tidak mengetahui peristiwa yang menewaskan seorang santri.

"Saya tidak tahu, karena tidak ada di lokasi. Saya sedang berada di dalam rumah karena ada tamu dari Bulungan," ujarnya singkat.

Amir, warga Kecamatan Sambaliung yang hadir dalam acara itu menilai, atraksi itu nyeleneh.

"Karena itu acara lulusan pelajar MTS (setingkat SMP), masak menampilkan acara begitu," ujar Amir.

Saat atraksi berlangsung, menurut Amir, mayoritas para remaja dan wanita memilih menutup mata karena merasa ngeri melihat aksi itu.

"Saya saja ngeri, apalagi waktu dua orang itu tidak bangun. Orang-orang langsung berlarian mendekat, ternyata benar, ada yang celaka," tutur Amir.

Kasatreskrim Polres Berau AKP Andhika Dharma Sena mengatakan, polisi sudah menangani kasus ini. Polisi sudah memanggil sejumlah saksi.

"Informasi yang saya dapat, korban dalam kondisi pingsan saat dibawa ke rumah sakit, kemudian meninggal. Jadi meninggalnya di rumah sakit," ungkap Andhika.


Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Santri Berau Tewas Dilindas Mobil, Polisi Periksa Enam Saksi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Susur Sungai dan Faktor Cuaca, Mahfud MD: Jangan Berspekulasi

Soal Susur Sungai dan Faktor Cuaca, Mahfud MD: Jangan Berspekulasi

Regional
Kronologi Pasutri di Riau Bunuh Seorang Nenek karena Kesal Ditagih Utang Rp 200.000

Kronologi Pasutri di Riau Bunuh Seorang Nenek karena Kesal Ditagih Utang Rp 200.000

Regional
Mahfud MD Minta Sekolah Awasi Ketat Kegiatan Ekstrakurikuler

Mahfud MD Minta Sekolah Awasi Ketat Kegiatan Ekstrakurikuler

Regional
Datangi Korban, Mahfud MD Sampaikan Dukacita Pemerintah atas Tragedi Susur Sungai Sempor

Datangi Korban, Mahfud MD Sampaikan Dukacita Pemerintah atas Tragedi Susur Sungai Sempor

Regional
Mengaku Bisa Gandakan Uang hingga Rp 20 Miliar, Dukun di Bali Diamankan Polisi

Mengaku Bisa Gandakan Uang hingga Rp 20 Miliar, Dukun di Bali Diamankan Polisi

Regional
Usai Makan Daging Anjing, 25 Orang Dilarikan ke Puskesmas

Usai Makan Daging Anjing, 25 Orang Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Basarnas Yogyakarta Ralat Jumlah Korban Tewas Susur Sungai di Sleman

Basarnas Yogyakarta Ralat Jumlah Korban Tewas Susur Sungai di Sleman

Regional
Cerita Bakir Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Teriak Jangan Panik hingga Lempar Akar, 6 Siswa Berhasil Diselamatkan

Cerita Bakir Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Teriak Jangan Panik hingga Lempar Akar, 6 Siswa Berhasil Diselamatkan

Regional
Universitas Andalas Siapkan 1.500 Mahasiswa untuk Kampus Merdeka

Universitas Andalas Siapkan 1.500 Mahasiswa untuk Kampus Merdeka

Regional
Menganggur, Cakades Gagal Buka Jasa Pengganda Uang, Klaim Dibantu 40 Jin

Menganggur, Cakades Gagal Buka Jasa Pengganda Uang, Klaim Dibantu 40 Jin

Regional
2 Tahun Jadi Buronan, Pencuri Oil Boom Pertamina Ditangkap Saat Mabuk

2 Tahun Jadi Buronan, Pencuri Oil Boom Pertamina Ditangkap Saat Mabuk

Regional
Ini Alasan Seorang Istri di Sumbar Bunuh Suami dengan Pisau Dapur

Ini Alasan Seorang Istri di Sumbar Bunuh Suami dengan Pisau Dapur

Regional
Kepala SMPN 1 Turi: Jujur Saya Tak Mengetahui Adanya Program Susur Sungai Kemarin, Mereka Tidak Laporan

Kepala SMPN 1 Turi: Jujur Saya Tak Mengetahui Adanya Program Susur Sungai Kemarin, Mereka Tidak Laporan

Regional
Minibus Terguling di Tanjakan hingga Menabrak Rumah

Minibus Terguling di Tanjakan hingga Menabrak Rumah

Regional
'Aku Pegangan Batu tapi Arus Besar, Keseret, Kegulung, Kaki Terjepit'

"Aku Pegangan Batu tapi Arus Besar, Keseret, Kegulung, Kaki Terjepit"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X