Kompas.com - 04/05/2018, 13:06 WIB

RUTENG,KOMPAS.com - Sebelum meninggal gantung diri, Florianus Kasman (21), menuliskan surat wasiat untuk orangtuanya. Surat tersebut bertuliskan: "Untuk Mama dan Papa Tersayang".

Surat itu ditemukan di tas korban. Dalam suratnya, Kasman menceritakan bahwa rambutnya rontok dan susah tumbuh kembali. Ia sudah berupaya berobat ke dokter, namun tak ada perubahan. 

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Manggarai, Ipda Daniel Djihu mengatakan, Florianus ditemukan meninggal gantung diri di rumah saudaranya di Kecamatan Langke Rebong, Manggarai. 

"Dari keterangan saudaranya, Damianus Parut, sejak tahun 2013 sampai sekarang korban tinggal serumah dengannya," ujar Djigu kepada Kompas.com, Jumat (4/5/2018). 

Baca juga : Ditinggal Tunangan, Alasan Mahasiswa Gantung Diri Sambil Video Call Mantan Pacarnya

Selama itu, korban tidak pernah mengeluah apapun. Namun beberapa hari terakhir, korban tidak keluar dari rumah dan hanya tidur sepanjang hari.

Djihu menjelaskan, Kamis (3/5/2018) sekitar pukul 20.00 Wita setelah makan malam, korban istirahat sambil menonton televisi.

 

Kemudian keesokan paginya, Jumat (4/5/2018) sekitar pukul 07.00 Wita, saksi Damianus kaget. Ia mendapati korban sudah tergantung di teras rumah miliknya. 

Damianus, sambung Djihu, kemudian berteriak dan membangunkan orang seisi rumah. Tetangga yang mendengar jeritan saksi langsung berlarian ke rumah tersebut. 

Baca juga : Mahasiswa Ini Gantung Diri Sambil Video Call Mantan Pacarnya

Polisi pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah itu, jenazah dibawa ke rumah sakit untuk visum et repertum.

Petugas RSUD Ruteng dr Aurelia Maria Liliweri menyimpulkan, korban meninggal dunia karena gantung diri. Korban diperkirakan meninggal sekitar 3-4 jam sebelum visum.

Djihu menjelaskan, rencananya, jenazah korban akan dibawa ke Kampung Redong, Desa Benteng Tubi, Kecamatan Rahong Utar, Kabupaten Manggarai.

"Diduga penyebab gantung diri karena rambut korban yang rontok tak kunjung sembuh serta memikirkan saudaranya yang sakit berat di Kalimantan," pungkasnya. 

Kompas TV Seorang warga binaan rumah tahanan negeri di Kabupaten Bangli, Bali, ditemukan tewas gantung diri di kebun warga.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Regional
Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Regional
Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Regional
Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Regional
Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Regional
Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Regional
Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Regional
Melirik Program Prioritas Dinkes Jabar, Apa Saja?

Melirik Program Prioritas Dinkes Jabar, Apa Saja?

Regional
Gubernur Syamsuar Serahkan Bantuan kepada Pensiunan PNS Pemprov Riau

Gubernur Syamsuar Serahkan Bantuan kepada Pensiunan PNS Pemprov Riau

Regional
Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Regional
Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Regional
Gelar Gebyar Ekraf Rumaket Greget, Upaya Pemkab Trenggalek Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Gelar Gebyar Ekraf Rumaket Greget, Upaya Pemkab Trenggalek Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Regional
Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Regional
Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Regional
Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.