Demo Hari Buruh di Yogyakarta Ricuh, Massa Lempar Molotov ke Pos Polisi

Kompas.com - 01/05/2018, 18:44 WIB
Pos Polisi Lalulintas di pertigaan jalan Jogja - Solo tepatnya di depan UIN terbakar setelah dilempar molotov KOMPAS.com / Wijaya KusumaPos Polisi Lalulintas di pertigaan jalan Jogja - Solo tepatnya di depan UIN terbakar setelah dilempar molotov

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Aksi demo yang terjadi di jalan Jogja-Solo tepatnya di pertigaan depan Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta berakhir ricuh.

Massa awalnya mengelar aksi dengan berorasi di pertigaan jalan Jogja-Solo tepatnya di depan Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta. Masa mengelar aksi untuk menolak pembangunan Bandara NYIA di Kulonprogo.

Dari pengamatan Kompas.com, Selasa (1/5/2018), massa memblokir jalan. Akibatnya jalan Jogja-Solo tepatnya dipertigaan UIN harus di tutup oleh pihak kepolisian. Massa juga melakukan aksi bakar ban di tengah jalan.

Meski memperingati Hari Buruh, massa juga menyinggung soal pembangunan bandara baru di Kulonprogo.

Selain berorasi dan memblokir jalan, masa aksi juga sempat melemparkan molotov ke pos polisi lalu lintas yang ada di pertigaan UIN. Akibatnya bagian dalam pos Polisi Lalulintas mengalami kerusakan.

Kericuhan terjadi ketika salah satu orang kembali melemparkan molotov ke dalam pos, namun pecahan botol hampir mengenai salah satu warga yang menonton aksi demonstrasi. Warga yang geram langsung mengejar masa aksi dan terjadi aksi saling lempar batu.

Masa aksi yang terdesak lalu berlari masuk kedalam kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Warga pun turut mengejar hingga kedalam kampus. Tampak beberapa orang masa aksi yang diamankan oleh pihak kepolisian.

Sementara itu Dwi salah satu warga mengaku geram karena masa aksi yang demo memblokir jalan utama hingga menyebabkan kemacetan. Selain itu aksi juga membakar pos polisi dengan melempar molotov sampai ada yang hampir terkena pecahan botol molotov.

"Aksi tapi merugikan masyarakat jalan jadi macet, terus pakai membakar pos polisi, sampai ada warga yang hampir kena pecahan kaca molotov. Kalau aksinya tertip dan tidak merugikan masyarakat, kami tidak masalah," urainya.

Dari pengamatan kompas.com di lokasi, pukul 17. 34 Wib arus lalu lintas di pertigaan UIN sudah dibuka. (K75-12)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.