Berfoto dengan Calon Wali Kota, Dua ASN di Padang Dipanggil Panwaslu

Kompas.com - 19/03/2018, 17:54 WIB
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara KOMPAS/AGUSTINUS HANDOKOIlustrasi Aparatur Sipil Negara

PADANG, KOMPAS.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Padang memanggil dua orang aparatur sipil negara (ASN) yang diduga memihak salah satu pasangan calon dalam Pilkada Padang 2018.

Dua orang tersebut adalah Dian Fakri yang saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Kota Padang dan Camat Nanggalo Teddy Antonius.

Ketua Panwaslu Padang Dorri Putra menyebutkan, berdasarkan kajian pihaknya, Dian Fakri terbukti melakukan pelanggaran dan akan diadukan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) melalui Bawaslu Provinsi Sumbar dan Bawaslu RI.

"Berdasarkan temuan kami, Staf Ahli Pemkot Padang tersebut melakukan pelanggaran saat mengunggah foto bersama dengan Mahyeldi Ansharullah, calon wali kota Padang, ke Facebook. Ketika diklarifikasi, beliau mengaku foto tersebut diambil saat menghadiri pembukaan Festival Kebudayaan Jepang di Universitas Bung Hatta (UBH)," terang Dorri ketika dihubungi, Senin (19/3/2018).

Baca juga: Bawaslu Ungkap 425 Kasus Dugaan Pelibatan ASN dan TNI/Polri pada Kampanye Pilkada

Terkait sanksi yang akan diterima, Dorri menyebutkan, hal itu menjadi kewenangan KASN.

Sementara untuk kasus Camat Nanggalo yang juga memajang foto dirinya dengan salah satu petahana di kantor camat, Dorri menyatakan, Panwaslu masih melakukan kajian.

"Untuk Camat Nanggalo ini kami sudah memanggil yang bersangkutan. Beliau juga sudah menghadirkan saksi yang menguatkan bahwa kegiatan tersebut tidak ada maksud kampanye, " terang Dorri.

Camat Nanggalo Teddy Antonius menyebutkan, foto bersama petahana Mahyeldi Ansharullah yang dipasang di kantornya tersebut digunakan sebagai bahan penilaian camat berprestasi. 

Foto tersebut dipasangnya karena Wali Kota Mahyeldi Ansharullah turut membantunya mendorong pengembangan kampung tertinggal di Padang. 

Foto itu diambil pada rentang Oktober hingga November 2017. Sementara penilaian berlangsung pada 6 Maret 2018.

"Saya memastikan tidak memihak salah satu pasang calon. Ini sesuai dengan ketentuan ASN harus netral dalam pilkada", tutur Teddy.

Baca juga: Bawaslu Ingatkan ASN dan TNI/Polri Tak Dilibatkan Bahas Kandidat Pilpres

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X