Terima Suap, Hakim Tipikor Bengkulu Divonis 7 Tahun

Kompas.com - 14/02/2018, 14:59 WIB
Ilustrasi pengadilan. ThinkstockIlustrasi pengadilan.

BENGKULU, KOMPAS.com - Majelis hakim Tipikor Bengkulu menjatuhkan vonis 7 tahun penjara, denda Rp 200 juta, subsider 4 bulan terhadap mantan hakim Tipikor Dewi Suryana dan Hendra Kurniawan karena terbukti menerima suap, Rabu (14/2/2018).

Amar putusan majelis hakim yang diketuai Hakim Admiral serta anggota Joner Manik dan Agus Salim menyatakan, kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah.

Mereka melakukan tidak pidana korupsi terhadap putusan kasus Wilson, mantan kepala DPPKAD Kota Bengkulu, 2016 silam.

Putusan terhadap Dewi Suryana tersebut lebih ringan dibanding tuntutan JPU, 10 tahun penjara. Sementara Hendra sendiri mendapatkan hukuman lebih berat, dibanding tuntutan seberat 5 tahun. 

(Baca juga : KPK Perpanjang Masa Penahanan Hakim dan Panitera PN Bengkulu )

Atas vonis itu, Suryana melalui kuasa hukumnya Panji Brata Kusuma menyatakan menerima putusan tersebut. 

"Apapun yang telah diputuskan majelis hakim dalam persidangan merupakan kewenangan majelis. Klien kita menerima yang artinya kita menghormati keputusan majelis hakim," kata Panji saat ditemui seusai persidangan.

Dewi Suryana meminta kepada majelis agar dapat menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan di Kabupaten Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat.

"Pertimbangannya dekat dengan keluarga," kata Panji.

Dewi Suryana merupakan hakim Tipikor Bengkulu. Ia tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK beberapa waktu lalu, karena menerima uang sejumlah Rp 40 juta di rumah dinasnya. Ia diminta untuk memutuskan sidang perkara yang ditanganinya lebih ringan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengaku Polisi, Lima Orang Culik dan Aniaya Teman Kerja

Mengaku Polisi, Lima Orang Culik dan Aniaya Teman Kerja

Regional
Seorang Dokter Positif Covid-19, Puskesmas di Kupang Ditutup Sementara

Seorang Dokter Positif Covid-19, Puskesmas di Kupang Ditutup Sementara

Regional
Persiapan Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Cari Lokasi Pemindahan PKL Manahan

Persiapan Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Cari Lokasi Pemindahan PKL Manahan

Regional
Kasus Guru SD Tewas dalam Ember, Rekan Kantor Curiga Korban 3 Hari Tak Masuk Kerja

Kasus Guru SD Tewas dalam Ember, Rekan Kantor Curiga Korban 3 Hari Tak Masuk Kerja

Regional
Viral Video Polisi Lepaskan Tembakan di Tengah Jalan Seperti di Film, Ini Penjelasan Kapolres Ogan Ilir

Viral Video Polisi Lepaskan Tembakan di Tengah Jalan Seperti di Film, Ini Penjelasan Kapolres Ogan Ilir

Regional
Guru SD Dibunuh Tetangga, Polisi: Pelaku Sering Mengintip Korban Saat Mandi

Guru SD Dibunuh Tetangga, Polisi: Pelaku Sering Mengintip Korban Saat Mandi

Regional
Alasan Bawaslu Jember Belum Periksa 26 Penyelenggara yang Diduga Dukung Paslon Independen

Alasan Bawaslu Jember Belum Periksa 26 Penyelenggara yang Diduga Dukung Paslon Independen

Regional
Keluarga Guru SD yang Tewas dalam Ember: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa...

Keluarga Guru SD yang Tewas dalam Ember: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa...

Regional
Balita 2 Tahun, Anak Bidan di Sinjai, Terinfeksi Covid-19

Balita 2 Tahun, Anak Bidan di Sinjai, Terinfeksi Covid-19

Regional
BNPB Nilai Warga Lereng Merapi di Sleman Sudah Tangguh Bencana

BNPB Nilai Warga Lereng Merapi di Sleman Sudah Tangguh Bencana

Regional
Kesaksian Tetangga Temukan Guru SD Tewas dalam Ember: Saya Tidak Kuat Melihat Jenazahnya..

Kesaksian Tetangga Temukan Guru SD Tewas dalam Ember: Saya Tidak Kuat Melihat Jenazahnya..

Regional
Kasus Positif Corona Jabar Pecah Rekor, Bertambah 962 Orang dalam Sehari

Kasus Positif Corona Jabar Pecah Rekor, Bertambah 962 Orang dalam Sehari

Regional
Lima Burung Langka Serindit Melayu Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Lima Burung Langka Serindit Melayu Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Regional
Wali Kota Magelang Bertemu Ganjar Pranowo Bahas Aset Eks Mako Akabri

Wali Kota Magelang Bertemu Ganjar Pranowo Bahas Aset Eks Mako Akabri

Regional
Kisah Pilu Elisa, Ditandu untuk Berobat, Tewas Saat Jembatan yang Dilalui Putus

Kisah Pilu Elisa, Ditandu untuk Berobat, Tewas Saat Jembatan yang Dilalui Putus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X