Kapal Bermuatan Kayu Karam di Perairan Wakatobi, Dua Orang Hilang

Kompas.com - 06/02/2018, 15:52 WIB
Kapal muat kayu tenggelam di perairan laut Wakatobi, dua awak kapal hilang dan satu orang berhasil dievakuasi. Dokumen SAR KendariKapal muat kayu tenggelam di perairan laut Wakatobi, dua awak kapal hilang dan satu orang berhasil dievakuasi.
|
EditorFarid Assifa

KENDARI, KOMPAS.com – Sebuah kapal nelayan tenggelam di perairan laut Sambano, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (6/2/2018) setelah dihantam gelombang tinggi.

Dua awak kapal yang bertolak dari Ereke, Kabupaten Buton Utara menuju Pulau Tomia, Wakatobi untuk mencari ikan itu dilaporkan hilang, sedangkan satu orang lagi bernama La Sarun (31) bisa diselamatkan.

Kepala kantor SAR Kendari, Djunaedi mengatakan, saat ini pihaknya tengah mencari dua penumpang kapal tersebut.

"Tiga orang dalam kapal ikut terseret derasnya ombak di perairan Wakatobi, satu di antaranya berhasil diselamatkan dan langsung dievakuasi," ungkap Djunaedi di kantornya, Selasa (6/2/2018).

Saat ini, gelombang tinggi di perairan laut Wakatobi mencapai tiga hingga lima meter. Djunaedi berharap agar masyarakat lebih berhati-hati jika ingin melaut atau menyeberang dengan menggunakan transportasi laut.

Baca juga : Mesin Rusak, Kapal Pengangkut Semen Terombang-ambing di Laut

Sementara itu, Kapolres Wakatobi AKBP Hadi Winarno menjelaskan, satu korban kapal itu ditemukan oleh Polisi Air (Polair) dalam kondisi selamat.

"Pukul 08.00 Wita pagi tadi kami mendapatkan informasi dari warga, bersama dengan anggota Polisi Air (Polair) Wakatobi langsung menuju lokasi menggunakan speed patroli Polair. Setelah kami tiba di perairan Sombano kami putar-putar, akhirnya sekitar pukul 11.00 Wita, kami temukan La Sahrun terapung dengan kayu, langsung kami lakukan evakuasi," kata Kapolres Wakatobi AKBP Hadi Winarno dikonfirmasi, Selasa.

Selanjutnya, pihaknya langsung mengarahkan anggotanya untuk mengevakuasi kapal tersebut ke wilayah Pantai Tanjung Sombano, Kecamatan Kaledupa.

"Setelah evakusi dilakukan, saya mengarahkan kepada anggota agar melakukan pencarian terhadap dua korban lainnya. Hanya saja di lokasi tempat kejadian musibah (TKM) ombaknya mencapai 1,5 meter," terangnya.

Kemudian bersama tim Polair, ia memutuskan untuk kembali ke Pulau Wangiwangi karena kondisi kesehatan korban yang ditemukan tersebut menurun.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Regional
Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Regional
Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Regional
Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
Diduga Tersengat Jebakan Tikus, Pemotor Tewas di Sawah

Diduga Tersengat Jebakan Tikus, Pemotor Tewas di Sawah

Regional
Anak yang Dianiaya Ibunya karena Tak Ikut Belajar Daring Selalu Jadi Juara Kelas

Anak yang Dianiaya Ibunya karena Tak Ikut Belajar Daring Selalu Jadi Juara Kelas

Regional
Fakta Telur Ayam Jumbo, Berisi Telur Lagi Saat Dipecahkan dan Pemilik Keheranan

Fakta Telur Ayam Jumbo, Berisi Telur Lagi Saat Dipecahkan dan Pemilik Keheranan

Regional
Tak Ikut Belajar Daring, Ibu Aniaya Anak Kandung dengan Balok Kayu dan Merekamnya

Tak Ikut Belajar Daring, Ibu Aniaya Anak Kandung dengan Balok Kayu dan Merekamnya

Regional
Dua Pejabat Pemkab Banyumas Positif Covid-19

Dua Pejabat Pemkab Banyumas Positif Covid-19

Regional
KPU Tetapkan Luas TPS Pilkada 2020 Minimal 60 Meter Persegi

KPU Tetapkan Luas TPS Pilkada 2020 Minimal 60 Meter Persegi

Regional
Kapolda Riau Berikan Bantuan Obat Covid-19 ke RS Rujukan

Kapolda Riau Berikan Bantuan Obat Covid-19 ke RS Rujukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X