Bermodus Sembako Dalam Kontainer, Perdagangan 26,2 Kg Ganja Terungkap

Kompas.com - 26/01/2018, 17:02 WIB
Kapolresta Barelang Kombes Hengki didampingi Waka Polresta dan Kasat Narkoba Polresta Barelang Kompol Agung Gima menunjukkan sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan dari ketiga tersangka. KOMPAS.com/HADI MAULANAKapolresta Barelang Kombes Hengki didampingi Waka Polresta dan Kasat Narkoba Polresta Barelang Kompol Agung Gima menunjukkan sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan dari ketiga tersangka.
|
EditorErwin Hutapea

BATAM, KOMPAS.com - Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang kembali mengungkap kasus perdagangan narkoba golongan satu, yaitu daun ganja kering, di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Barang bukti yang disita yaitu 26.227 gram atau 26,2 kilogram daun ganja kering asal Sumatera Utara.

Kasat Narkoba Polresta Barelang Kompol Agung Gima kepada Kompas.com mengatakan, 26,2 kg daun ganja kering ini didapat dari tiga tersangka, yakni Riki Chaniago (32), Aidil Putra (23), dan Amirudin (52). Sementara itu, masih ada satu tersangka lagi yang saat ini masih dikejar, yakni berinisial MUS.


"Barang haram ini kami amankan dari dua tempat, di kawasan Tiban Kampung, Sekupang, Batam, Kepulauan Riau," kata Agung.

Agung mengaku sempat tidak percaya dengan info ini. Namun, pihaknya tetap menindaklanjuti informasi ini. Dari lokasi pertama, polisi berhasil mengamankan 16 kg daun ganja kering dari tangan kakak adik, yakni Riki Chaniago dan Aidil Putra.

Adapun di lokasi kedua disita lebih dari 10 kg daun ganja kering dari tangan Amirudin, sedangkan MUS yang diduga sebagai kurir sampai saat ini masih dalam pengejaran.

"Mereka bertiga merupakan satu kesatuan, bahkan sebagian daun ganja yang berhasil diamankan sudah siap edar dengan berat yang bervariasi," ungkap Agung.

Baca juga: Bawa 15 Kg Ganja, Pengendara Motor Kabur Saat Akan Ditangkap

Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengatakan, modus yang digunakan para pelaku yakni barang haram ini dikemas di dalam kontainer dan digabungkan dengan sejumlah bahan pokok dan sayuran.

"Jadi seolah-olah di dalam kontainer tersebut merupakan barang-barang sembako dan sayuran dari Sumut, padahal di bagian bawahnya ada daun ganja kering yang sudah dikemas rapi," ucap Hengki.

Dari kasus ini, Hengki mengatakan, ketiga pelaku akan dijerat Pasal 114 Ayat (2) Pasal 111 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

"Pengakuan pelaku kegiatan ini sudah lebih kurang delapan bulan dilakukan dan akan diedarkan di Batam dan sejumlah pulau-pulau yang ada di Batam," tutur Hengki.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Regional
Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Regional
Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Regional
60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

Regional
Angin Kencang, Sebagian Akses Wisata Dataran Tinggi Dieng Tertutup

Angin Kencang, Sebagian Akses Wisata Dataran Tinggi Dieng Tertutup

Regional
Soal Ibu Kota, Bappenas Pastikan Itu Lahan Negara, Bukan Kesultanan

Soal Ibu Kota, Bappenas Pastikan Itu Lahan Negara, Bukan Kesultanan

Regional
Hendak ke Yogya, Polisi Pulangkan Suporter Persis Kembali ke Solo

Hendak ke Yogya, Polisi Pulangkan Suporter Persis Kembali ke Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X