Larangan Cantrang Ditunda, Nelayan Beri Nama Bayinya "Putri Cantrang"

Kompas.com - 21/01/2018, 16:31 WIB
Putri Cantrang bersama ibunya Chandra Sinta Dewi Dok Pribadi Putri Cantrang bersama ibunya Chandra Sinta Dewi

BREBES, KOMPAS.com - Sebagai bentuk rasa syukur setelah nelayan diizinkan menggunakan cantrang hingga kurun waktu yang belum ditentukan, pasangan suami istri Muchlisin (40) dan Chandra Sinta Dewi (30) memberi nama anak keduanya Putri Cantrang El Muhlis.

Pemberian nama "Cantrang" pada anak Muchlisin bukan tanpa sebab. Pasalnya, sejak September 2017 hingga awal Januari 2018, Muchlisin yang merupakan warga Brebes, Jawa Tengah menganggur akibat larangan cantrang.

Dirinya yang bekerja sebagai perajin tambang kapal memang sudah tidak mendapat pesanan dari nelayan sejak kebijakan itu ditetapkan.

"Ini bentuk kebahagiaan keluarga kami sekeluarga," kata Muchlisin, Minggu (21/1/2018).

Putri Cantrang lahir normal dengan berat 3,9 kilogram, panjang 50 cm pada 19 Januari 2018.

"Usai Menteri Susi (Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti) dan Presiden Jokowi (Joko Widodo) membolehkan kapal cantrang kembali beroperasi," ujar dia.

(Baca juga: Penuhi Tuntutan Nelayan, Menteri Susi Izinkan Cantrang)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Muchlisin pun mengaku ikut ke Jakarta pada 17 Januari lalu, untuk menyuarakan agar nelayan dibolehkan menggunakan cantrang.

Bahkan ia ikut berorasi di depan ribuan nelayan yang berunjuk rasa dari berbagai pelosok Indonesia.

"Saya bersama puluhan perajin tali tambang kapal berangkat pakai uang sendiri, demi anak istri bisa makan," kata dia.

Putri Cantrang bersama ibunya kini berada di Kutoarjo karena kesulitan ekonomi ketika tiga bulan Muchlisim menganggur. Rencananya, Cantrang akan pulang ke Brebes setelah berusia 40 hari.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X