Jelang Cuti, Kenangan Dedi Mulyadi dan Rumah Dinasnya...

Kompas.com - 13/01/2018, 14:06 WIB
Salah satu ruangan tamu di Rumah Dinas Bupati Purwakarta. KOMPAS. com/IRWAN NUGRAHASalah satu ruangan tamu di Rumah Dinas Bupati Purwakarta.
|
EditorErwin Hutapea

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon wakil gubernur Jawa Barat asal Partai Golkar dan Demokrat, Dedi Mulyadi, mulai mempersiapkan diri untuk mengembalikan semua fasilitas yang disediakan oleh negara selama dia menjabat sebagai Bupati Purwakarta dua periode.

Mulai pekan depan, dia akan kembali ke rumah pribadinya serta meninggalkan rumah dinas dan semua fasilitas sebagai bupati. Jadwal cuti sebagai kandidat pun akan segera dijalaninya dalam waktu dekat meski akhir masa jabatannya sebagai kepala daerah sampai awal Maret 2018.

Sekarang ini dia telah mempersiapkan diri untuk meninggalkan rumah dinasnya di Jalan Gandanegara Nomor 25 Purwakarta. Sebagai bupati dua periode, dia sudah 10 tahun tinggal di rumah tersebut.

Bahkan, aneka perubahan sudah dilakukan di rumah dinas yang terletak di sebelah barat Pendopo Bale Paseban itu. Perubahan tersebut terdiri dari pemugaran, pemasangan ukiran legenda Maung Siliwangi di Hutan Sancang, hingga sentuhan arsitektur khas Sunda lainnya.

“Sekarang ini mulai beres-beres. Sebab, pekan depan saya harus sudah meninggalkan rumah dinas,” kata Dedi kepada Kompas.com, Sabtu (13/1/2018) pagi.

Dedi mengaku memiliki banyak kenangan dengan rumah dinasnya tersebut. Tempat menjadi saksi bisu bagi ribuan orang yang mendapatkan solusi atas masalah yang dideranya.

“Banyak kenangan di rumah ini. Ini menjadi tempat ribuan orang mengadu permasalahannya kepada kepala daerah selama ini,” ungkap dia.

Baca juga: Sejak Ikut Pilkada Jabar, Dedi Mulyadi Kebanjiran Pesanan Tampil Hibur Warga

Selama ini, di lingkungan rumah dinas Bupati Purwakarta tersebut memang sangat terlihat berbeda suasananya dengan rumah dinas kepala daerah lainnya. Di Purwakarta terkenal sesuatunya tanpa protokoler dan berjalan dengan penuh kekeluargaan. Warga pun bisa langsung dekat dengan kepala daerah.

"Saya akan kembali ke rumah pribadi," kata dia.

Selain masa jabatannya berakhir, dia pun meninggalkan rumah dinasnya pekan depan berkaitan dengan memasuki tahapan sebagai kandidat pada Pilkada Jabar. Dengan demikian, mulai pekan depan semua fasilitas sebagai bupati akan segera dikembalikan.

"Pekan depan saya sudah kembali ke lingkungan masyarakat," tambahnya.

Dalam mengikuti aturan dan mekanisme menjalani cuti dalam sisa jabatannya, nantinya kepala daerah diisi oleh Wakil Bupati Purwakarta Dadan Koswara sebagai pelaksana tugas selama sebulan. Selanjutnya pelaksana tugas akan diganti oleh pegawai yang ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Kalau selanjutnya nanti selama kosong, akan ada yang ditunjuk oleh provinsi," ujar dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesal Sering Disebut Duda, Pria Ini Bunuh Temannya secara Sadis

Kesal Sering Disebut Duda, Pria Ini Bunuh Temannya secara Sadis

Regional
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, MPLS di Jateng Belum Boleh Tatap Muka

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, MPLS di Jateng Belum Boleh Tatap Muka

Regional
Kepala Bappeda Jatim Meninggal karena Covid-19, Khofifah: Kami Sangat Kehilangan

Kepala Bappeda Jatim Meninggal karena Covid-19, Khofifah: Kami Sangat Kehilangan

Regional
Asrama Pondok Pesantren di Puncak Bogor Hangus Terbakar

Asrama Pondok Pesantren di Puncak Bogor Hangus Terbakar

Regional
Kasus Dugaan Prostitusi Artis H, Polisi Tetapkan R sebagai Tersangka

Kasus Dugaan Prostitusi Artis H, Polisi Tetapkan R sebagai Tersangka

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak Pemkot Gorontalo Akan Lakukan Pembatasan Khusus di Kecamatan

Kasus Covid-19 Melonjak Pemkot Gorontalo Akan Lakukan Pembatasan Khusus di Kecamatan

Regional
Marak Kapal Cantrang di Natuna, Nelayan Mengadu ke Susi

Marak Kapal Cantrang di Natuna, Nelayan Mengadu ke Susi

Regional
Muncul Klaster Pekerja Media di Jatim, Gugus Tugas Covid-19: Kami Yakin Bisa Ditangani

Muncul Klaster Pekerja Media di Jatim, Gugus Tugas Covid-19: Kami Yakin Bisa Ditangani

Regional
Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Regional
Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Regional
Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Regional
Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Regional
2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

Regional
Menkes Terawan Akan Pimpin Langsung Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

Menkes Terawan Akan Pimpin Langsung Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

Regional
Viral, Video Ibu-ibu Unjuk Rasa di Depan SD, Tuntut Sekolah Dibuka Kembali

Viral, Video Ibu-ibu Unjuk Rasa di Depan SD, Tuntut Sekolah Dibuka Kembali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X