PDI-P Dinilai Punya Cukup Alasan Usung Ridwan Kamil pada Pilkada Jabar

Kompas.com - 04/01/2018, 23:42 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ketika ditemui usai berkunjung ke kantor DPP PDI-P, di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2018). KOMPAS.com/ MOH NADLIRWali Kota Bandung Ridwan Kamil ketika ditemui usai berkunjung ke kantor DPP PDI-P, di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2018).
|
EditorErwin Hutapea


BANDUNG, KOMPAS.com — Jelang pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur dalam ajang Pilkada Jawa Barat 2018 yang tinggal menghitung hari, salah satu partai politik yang paling ditunggu gerak-geriknya dalam menentukan calon jagoan adalah PDI-P.

Beberapa hari lalu, Ridwan Kamil, salah satu kandidat terkuat dan pemilik elektabilitas tertinggi pada Pilkada Jawa Barat 2018, menyambangi kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P untuk menjalin komunikasi politik.

Guru Besar Ilmu Komunikasi Politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Karim Suryadi mengatakan, hal tersebut dapat dikatakan sebagai sinyal kuat partai berlambang banteng moncong putih tersebut bakal mendukung sang Wali Kota Bandung.

“Saya tidak melihat ada masalah serius yang menyebabkan PDI-P tidak mengusung Ridwan Kamil,” kata Karim kepada Kompas.com melalui ponselnya, Kamis (4/1/2018).

Baca juga: Sudrajat Akui Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar Lawan Kuat di Pilgub Jabar

Dia menambahkan, salah satu poin yang membuat PDI-P wajib mengusung Ridwan Kamil jika ingin menang pada Pilkada Jawa Barat 2018 adalah elektabilitas tertinggi yang dimilikinya. Namun demikian, Emil—sapaan akrab Ridwan Kamil—perlu mencairkan komunikasi yang masih kaku antara dirinya dan Megawati Soekarnoputri.

“Hanya butuh komunikasi dari hati ke hati antara Ridwan Kamil dengan Megawati untuk menembus sumbatan komunikasi yang ada. Elektabilitas Ridwan Kamil lebih menggoda ketimbang sumbatan komunikasi yang ada. Apalagi, komunikasi Ridwan Kamil dan Jokowi pun cukup bagus,” ungkapnya.

Selain itu, PDI-P juga dinilai sangat ideal mengusung Ridwan Kamil jika ingin menargetkan menang di Jawa Barat pada ajang Pilpres 2019.

“Melihat berbagai survei, akan sulit bagi PDI-P melupakan Ridwan Kamil. Kemenangan PDI-P di Jabar aset penting bagi 2019,” ujar Karim.

Alasan lain yang membuat PDI-P sulit untuk tidak mendukung Ridwan Kamil adalah sumbatan psikologis yang cukup besar terhadap kandidat lain, seperti Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi.

“Kecuali, jika PDI-P mengusung calon sendiri. Tapi, ikhtiar ini sebatas menghidup-hidupkan demokrasi saja. Sebab, poros kekuatan kandidat sudah terpetakan ke dalam pasangan calon yang sudah ada. Agak sulit bagi PDI-P untuk memunculkan calon lain di luar nama-nama yang sudah beredar selama ini,” ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Divonis 3 Tahun Penjara, Penyuap Bupati Nonaktif Muara Enim: Saya Jalani dengan Ikhlas

Divonis 3 Tahun Penjara, Penyuap Bupati Nonaktif Muara Enim: Saya Jalani dengan Ikhlas

Regional
Penyuap Bupati Muara Enim Divonis 3 Tahun Penjara

Penyuap Bupati Muara Enim Divonis 3 Tahun Penjara

Regional
Menambang Pasir Ilegal di Sungai Progo Yogya dengan Mesin Sedot, Pria Ini Ditangkap

Menambang Pasir Ilegal di Sungai Progo Yogya dengan Mesin Sedot, Pria Ini Ditangkap

Regional
Antisipasi Virus Corona, Gubernur Olly Tunda Penerbangan dari China ke Manado

Antisipasi Virus Corona, Gubernur Olly Tunda Penerbangan dari China ke Manado

Regional
Polisi: Klaim yang Dilontarkan Petinggi Sunda Empire Tak Berdasar

Polisi: Klaim yang Dilontarkan Petinggi Sunda Empire Tak Berdasar

Regional
Kepala BNN Sebut Heroin dan Kokain Hanya Ada di Bali, Ini Kata Gubernur

Kepala BNN Sebut Heroin dan Kokain Hanya Ada di Bali, Ini Kata Gubernur

Regional
Penyebab Ratusan Ekor Kerbau Moa Mati Sepanjang 2019

Penyebab Ratusan Ekor Kerbau Moa Mati Sepanjang 2019

Regional
Virus Corona Merebak, Warga Tetap Gemar Makan Olahan Daging Kelelawar

Virus Corona Merebak, Warga Tetap Gemar Makan Olahan Daging Kelelawar

Regional
Mobil Patroli Digembok Dishub karena Parkir di Jalan, Polisi Minta Maaf

Mobil Patroli Digembok Dishub karena Parkir di Jalan, Polisi Minta Maaf

Regional
Gali Parit di Ladang Jagung, Warga Sragen Temukan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 4 Meter

Gali Parit di Ladang Jagung, Warga Sragen Temukan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 4 Meter

Regional
Istri Gubernur Akui Angka Stunting di Maluku Tinggi, Ini Penyebabnya

Istri Gubernur Akui Angka Stunting di Maluku Tinggi, Ini Penyebabnya

Regional
Risma Diduga Dihina di Facebook, Polisi Periksa 9 Orang

Risma Diduga Dihina di Facebook, Polisi Periksa 9 Orang

Regional
Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Tewasnya Siswi SMP di Tasikmalaya

Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Tewasnya Siswi SMP di Tasikmalaya

Regional
4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

Regional
Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X