Aa Gym Maju di Pilkada Jabar, Peta Politik Dipastikan Berubah

Kompas.com - 21/12/2017, 15:40 WIB
Dai Abdullah Gymnastiar saat mengisi ceramah di Masjid Jami Al Makmuriah, Pulau Pramuka, Senin (9/1/2017) siang. Alsadad RudiDai Abdullah Gymnastiar saat mengisi ceramah di Masjid Jami Al Makmuriah, Pulau Pramuka, Senin (9/1/2017) siang.
|
EditorReni Susanti

BANDUNG, KOMPAS.com - Nama KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) masih unggul dalam beberapa hasil survei Pilkada Jabar 2018.

Bahkan Aa Gym menjadi tokoh yang paling diharapkan masyarakat Jabar untuk ikut dalam kontestasi Pilkada Jabar baik sebagai calon gubernur atau calon wakil gubernur.

“Aa Gym itu bagaimanapun kita lihat hari ini menjadi populer dan kembali populer terutama setelah 212,” ujar pakar politik dan pemerintahan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Firman Manan, di Bandung, Kamis (21/12/2017).

Firman mengatakan, meski kemungkinannya kecil, jika Aa Gym menyatakan maju dalam Pilkada Jabar, maka konstelasi politik yang saat ini mulai terbentuk akan kembali berubah. 

“Walaupun saya melihat semakin kesini peluangnya juga semakin kecil sebetulnya. Tapi tidak menutup kemungkinan kalau bisa masuk akan mengubah peta politik termasuk (memengaruhi) elektabilitas yang lain,” ungkapnya.

(Baca juga : Survei: Jika Tak Ada Nama Aa Gym, Uu Ruzhanul Dinilai Paling Tepat Dampingi Ridwan Kamil )

Firman meyakini, bila Aa Gym diambil sebagai wakil gubernur oleh salah satu kandidat calon gubernur, besar kemungkinan pasangan tersebut akan menang di Pilkada Jabar. Namun hal tersebut tidak berlaku jika Aa Gym diusung partai nasionalis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tapi harus dilihat juga, kita tidak bisa membayangkan menjadj kandidat yang diusung PDI-P. Tentu ada juga keterbatasan-keterbatasan, tidak bisa semua kandidat meminang Aa Gym. Tidak terbayang ketika PDI-P meminta Aa Gym jadi calon, lalu kemudian Aa Gym menyatakan bersedia,” akunya.

Firman menambahkan, ada dua tipe masyarakat Jawa Barat yang menghendaki Aa Gym maju di Pilkada Jabar 2018.

“Pertama, masyarakat tradisional. Ketika pemilih itu tradisional tentu calon populer itu punya peluang. Kedua masyarakat religius, bagaimanapun Aa Gym selain populer juga dilihat sebagai tokoh religius,” tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Regional
Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X