Mutilasi Wanita Belia di Karawang Didalangi Suami Korban

Kompas.com - 13/12/2017, 12:41 WIB
Polisi melakukan olah TKP di Dusun Sukamulya, Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur,  Karawang,  Rabu (13/12/2017). KOMPAS.com/Farida FarhanPolisi melakukan olah TKP di Dusun Sukamulya, Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang, Rabu (13/12/2017).
|
EditorReni Susanti

KARAWANG, KOMPAS.com — Faktor ekonomi dijadikan alasan oleh MK (23) untuk menghabisi nyawa istrinya, SA. Pelaku bahkan memutilasi atau memotong tubuh korban dan membuangnya di beberapa tempat berbeda.

Kapolres Karawang AKBP Hendy Febrianto Kurniawan mengatakan, motif pelaku menghabisi korban karena sakit hati dengan berbagai permintaan yang tidak mampu dipenuhinya. 

"Korban bahkan sempat pamit dan mengutarakan ingin pisah. Berangkat dari situlah pelaku sakit hati," kata Hendi di sela olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah kontrakan Nomor 41 Dusun Sukamulya, Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur, Rabu (13/12/2017).

Hendi menjelaskan, awalnya pelaku mendatangi Polres Karawang dan membuat laporan kehilangan. Namun, keterangannya berbeda dengan fakta di lapangan. "Oleh karena itu kami melakukan pendalaman," ucapnya. 

(Baca juga : Ungkap Identitas, Polisi Sebar Sketsa Korban Mutilasi di Karawang )

Polisi, sambung Hendi, menemukan kaki dan kepala korban dalam plastik hitam di hutan dekat Curug Cigentis, Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru. Tepatnya, kepala ditemukan di pinggir jalan, sementara potongan kaki di tepi jurang.

Tetangga korban, Waljinah, mengatakan, keduanya dikenal baik. Namun, keduanya kerap cek-cok. "Dia (korban) sempat ngomong ingin membeli mobil," katanya.

Ketika mendengar dari berita soal ciri-ciri tato pada mayat yang ditemukan di Dusun Ciranggon III  RT 011, RW 003, Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya, ia menaruh curiga.  Sebab, ia mengenali pakaian dan tato yang dibeberkan polisi. 

"Saya sering main ke sana, jadi hafal. Terlebih ibunya menelpon ke temen saya, dia (korban) ilang. Tetapi, ketika saya menanyakan ke si Aa (pelaku), katanya korban berangkat kerja mampir ke temannya. Katanya ia kerja sebagai sales di Meikarta," ucapnya.

(Baca juga: Korban Diduga Mutilasi di Karawang Punya 2 Tato dan Berumur Sekitar 19 Tahun)

Berita sebelumnya,  Kamis (7/12/2017), sesosok mayat tanpa kepala dan kaki ditemukan di Dusun Ciranggon III RT 011, RW 003, Kecamatan Majalaya, Karawang. Saat ditemukan, korban dalam kondisi gosong. 

Kompas TV Sesosok jenazah ditemukan di ruas Tol Dalam Kota Kilometer 13 Tomang, Jakarta Barat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X